Humas Deprov – Sejumlah anggota Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo melakukan kunjungan kerja ke SMA Negeri 1 Randangan, Kabupaten Pohuwato, Kamis (29/10/2026). Kunjungan tersebut dalam rangka monitoring kondisi sarana dan prasarana serta fasilitas penunjang kegiatan belajar mengajar di satuan pendidikan.

Kunjungan tersebut turut dihadiri sejumlah Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo, yakni Nani Mbuinga, S.Pd., Djoni Dalango, S.Par., dan Sapia Tuna.
Dalam pertemuan itu, Kepala SMA Negeri 1 Randangan, Rosna Jaelani, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa sekolah yang dipimpinnya merupakan salah satu satuan pendidikan yang terdampak gempa bumi pada tahun 2025.


Akibat bencana tersebut, sebanyak 11 ruangan mengalami kerusakan yang berat, mulai dari retakan pada dinding hingga kerusakan plafon yang runtuh. Kondisi tersebut membutuhkan penanganan dan perbaikan agar fasilitas sekolah dapat kembali digunakan secara aman dan menunjang aktivitas pembelajaran.
Rosna menjelaskan, pada saat kejadian, keterbatasan anggaran membuat seluruh kebutuhan perbaikan belum dapat direalisasikan. Namun, penganggaran perbaikan baru dapat direalisasikan pada tahun 2026.
Sementara itu, anggota Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo, Djoni Dalango, mengatakan kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi sekolah setelah di lakukan perbaikan sekaligus memastikan penanganan kerusakan fasilitas pendidikan.
Menurutnya, dari total 11 ruangan yang terdampak, terdiri atas 10 ruang kelas dan satu laboratorium, sebagian telah mendapatkan penanganan melalui dinas terkait.
“Alhamdulillah, melalui dinas terkait, perbaikan sudah mulai dilaksanakan. Ini merupakan kebutuhan penting karena menyangkut kelancaran proses belajar mengajar antara guru dan siswa,” ungkap Djoni.
Ia menjelaskan, pada tahun 2026 telah terealisasi perbaikan terhadap lima ruangan dengan anggaran kurang lebih Rp200 juta. Ruangan yang telah diperbaiki tersebut kini sudah dapat dimanfaatkan kembali untuk menunjang kegiatan pembelajaran.
Meski demikian, masih terdapat enam ruangan yang membutuhkan penanganan lebih lanjut. Karena itu, Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo akan mendorong Dinas Pendidikan agar kembali mengalokasikan anggaran untuk menyelesaikan sisa pekerjaan tersebut.
“Kita akan mendorong Dinas Pendidikan agar enam ruangan yang belum diperbaiki dapat dianggarkan kembali. Harapannya, seluruh fasilitas yang terdampak bisa segera dituntaskan sehingga proses belajar mengajar di SMA Negeri 1 Randangan dapat berjalan normal kembali,” tegasnya.
Komisi IV menilai pemulihan fasilitas pendidikan pascabencana perlu menjadi perhatian bersama. Sebab, ketersediaan ruang kelas dan sarana pendukung yang layak merupakan bagian penting dalam menjamin kenyamanan serta keberlangsungan proses pendidikan bagi para siswa.
Pewarta: Jhon Ibrahim















