Sambut Kunjungan Duta Besar UEA, Ketua DPRD Gorontalo Diwakili Ramdan Liputo Hadiri Prosesi Adat Mopotilolo

Berita655 Dilihat
banner 468x60

Humas Deprov – Ketua DPRD Provinsi Gorontalo yang diwakili Anggota Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo, Ramdan Liputo, menghadiri undangan penyambutan secara adat Mopotilolo dalam rangka kunjungan kerja Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) ke Provinsi Gorontalo.

Prosesi penyambutan tersebut berlangsung pada Selasa, (11/8/2026), bertempat di VIP Bandara Djalaludin Gorontalo.

Kehadiran Ramdan Liputo mewakili Ketua DPRD Provinsi Gorontalo menjadi bagian dari penghormatan lembaga legislatif daerah terhadap kunjungan diplomatik Duta Besar Uni Emirat Arab ke Gorontalo.

Mopotilolo merupakan salah satu tradisi adat Gorontalo yang memiliki makna penting dalam menyambut dan menerima tamu kehormatan. Prosesi tersebut menjadi simbol penghormatan sekaligus bentuk keterbukaan masyarakat Gorontalo dalam menerima tamu dari luar daerah maupun dari mancanegara.

Dalam kesempatan tersebut, Ramdan Liputo menyampaikan bahwa kehadiran DPRD Provinsi Gorontalo dalam agenda penyambutan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap hubungan dan kerja sama yang dapat dibangun antara Gorontalo dengan Uni Emirat Arab.

Menurutnya, kunjungan diplomatik seperti ini memiliki arti strategis karena dapat membuka ruang komunikasi dan peluang kerja sama di berbagai bidang yang berpotensi memberikan manfaat bagi daerah dan masyarakat Gorontalo.

“Ini merupakan sebuah kehormatan bagi Provinsi Gorontalo dengan adanya kunjungan Duta Besar Uni Emirat Arab. DPRD tentu memberikan apresiasi dan menyambut baik kunjungan ini,” ujar Ramdan.

Ia menambahkan, hubungan antara pemerintah daerah, DPRD, serta perwakilan diplomatik negara sahabat perlu terus dibangun melalui komunikasi dan kerja sama yang konstruktif.

Kunjungan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga dapat menjadi momentum untuk memperkenalkan berbagai potensi Gorontalo kepada dunia internasional.

“Harapan kita, kunjungan ini dapat membuka peluang kerja sama yang lebih luas, khususnya dalam bidang yang memiliki potensi dikembangkan di Gorontalo. Kita memiliki berbagai potensi daerah yang perlu terus diperkenalkan,” katanya.

Ramdan juga menilai penyambutan melalui adat Mopotilolo memiliki nilai tersendiri karena menunjukkan karakter dan identitas budaya Gorontalo kepada tamu kehormatan dari mancanegara.

Dengan mengedepankan nilai budaya lokal dalam setiap penyambutan tamu negara maupun diplomat asing, Gorontalo dinilai dapat menunjukkan bahwa keterbukaan terhadap kerja sama internasional tetap berjalan seiring dengan pelestarian adat dan budaya daerah.

Kehadiran Duta Besar Uni Emirat Arab di Gorontalo diharapkan menjadi langkah awal bagi terbukanya peluang kerja sama yang lebih konkret, sekaligus memperkuat jejaring hubungan Gorontalo dengan dunia internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *