Reses Meyke Kamaru di Libuo, Warga Usulkan Bantuan Masjid, Beasiswa hingga Peternakan Kambing

Berita, Reses1298 Dilihat
banner 468x60

Humas Deprov – Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Meyke Kamaru, melaksanakan kegiatan reses 9 Februari 2026.

Kegiatan reses tersebut dihadiri oleh seluruh anggota DPRD Kota Gorontalo dari Fraksi Golkar, serta Camat dan Lurah Libuo. Reses berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan antusiasme, dengan partisipasi aktif masyarakat yang memanfaatkan momentum ini untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan kebutuhan mereka secara langsung.

Dalam dialog bersama masyarakat, sejumlah usulan mengemuka, di antaranya peningkatan bantuan untuk masjid, pemberian beasiswa pendidikan, serta pengembangan sektor peternakan. Program peternakan, khususnya ternak kambing, dinilai masyarakat sebagai langkah strategis dalam memperkuat perekonomian keluarga dan meningkatkan kesejahteraan secara berkelanjutan.

Menanggapi hal tersebut, Meyke Kamaru menyampaikan bahwa pengembangan sektor peternakan dapat menjadi solusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, sepanjang persyaratan dan ketentuan yang ditetapkan pemerintah dapat dipenuhi oleh calon penerima bantuan.

Ia juga menegaskan bahwa kehadiran seluruh anggota DPRD Kota Gorontalo dari Fraksi Golkar dalam kegiatan reses ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam menyerap dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat di daerah pemilihan Kota Gorontalo. Menurutnya, anggota DPRD memiliki peran penting dalam menerjemahkan dan memaknai program Pemerintah Provinsi Gorontalo, sekaligus memotret kondisi riil masyarakat serta kebutuhan yang paling mendesak.

“Sinergitas yang saya lihat malam ini sangat baik. InsyaAllah, kegiatan reses ini akan menghasilkan capaian dan manfaat nyata bagi masyarakat Dapil Kota Gorontalo,” ujar Meyke.

Selain itu, Meyke Kamaru juga menyoroti permasalahan elpiji yang menjadi perhatian serius Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo, terutama menjelang bulan suci Ramadhan. Ia memastikan bahwa Komisi II akan melakukan monitoring langsung ke pangkalan-pangkalan elpiji untuk memastikan ketersediaan kuota dan kelancaran distribusi, baik di Kota Gorontalo maupun Kabupaten Gorontalo.

“Kami tidak ingin terjadi kelangkaan elpiji saat Ramadhan. Karena itu, distribusi dan pemenuhan kuota akan kami awasi secara ketat,” tegasnya.

Kegiatan reses ini ditutup dengan dialog terbuka yang dinamis, mencerminkan kuatnya semangat kolaborasi antara wakil rakyat dan masyarakat dalam membangun daerah serta mewujudkan kesejahteraan bersama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *