Reses di Leyato Selatan, Hamza Muslimin Tampung Aspirasi Warga soal Hibah Masjid, Lampu Jalan, hingga Lapangan Kerja

Profil7 Dilihat
banner 468x60

Humas Deprov – Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Hamza Muslimin, menyerap berbagai aspirasi masyarakat saat menggelar reses Masa Persidangan Ketiga Tahun Sidang 2025–2026 di Kelurahan Leyato Selatan, Kecamatan Dumbo Raya, Senin malam (6/7/2026).

Dalam pertemuan yang berlangsung penuh keakraban itu, warga menyampaikan beragam persoalan yang dihadapi di lingkungan mereka, mulai dari permohonan bantuan hibah untuk rumah ibadah, kebutuhan lampu penerangan jalan, hingga terbatasnya kesempatan kerja bagi masyarakat setempat.

Menanggapi aspirasi mengenai bantuan hibah pembangunan masjid, Hamza menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Gorontalo telah mengalokasikan anggaran hibah bagi rumah ibadah. Namun, penyalurannya harus mengikuti ketentuan dan mekanisme yang berlaku.
“Kalau bantuan hibah untuk masjid memang ada anggarannya dari provinsi, tetapi harus melalui proses dan tidak bisa diberikan dua kali kepada penerima yang sama. Semua usulan akan kami tindak lanjuti sesuai aturan yang berlaku,” ujar Hamzah.

Selain itu, warga juga mengeluhkan masih minimnya lampu penerangan jalan di sejumlah ruas jalan di Kelurahan Leyato Selatan. Kondisi tersebut dinilai mengurangi kenyamanan dan keamanan masyarakat, terutama saat malam hari.
Menanggapi hal itu, Hamza menyatakan akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Gorontalo serta DPRD Kota Gorontalo untuk memastikan instansi yang memiliki kewenangan terhadap pembangunan dan pemasangan lampu penerangan jalan.

Ia menegaskan seluruh aspirasi masyarakat akan menjadi perhatian dan diperjuangkan melalui pembahasan program serta anggaran. Meski demikian, ia mengingatkan bahwa setiap usulan harus melalui tahapan perencanaan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Semua aspirasi masyarakat kami catat dan akan kami perjuangkan. Namun, setiap program tentu harus melalui proses perencanaan dan pembahasan anggaran sehingga tidak dapat direalisasikan secara instan,” jelasnya.

Persoalan lain yang paling banyak mendapat perhatian dalam reses tersebut adalah minimnya kesempatan kerja bagi para pemuda di Leyato Selatan. Warga berharap perusahaan ritel modern yang beroperasi di wilayah mereka dapat lebih memprioritaskan tenaga kerja lokal.

Menanggapi aspirasi itu, Hamza menegaskan akan segera memanggil pihak Alfamart dan Indomaret untuk meminta penjelasan apabila terdapat dugaan ketidakadilan dalam proses perekrutan tenaga kerja.

“Saya pastikan dalam waktu dekat akan mengundang pihak Alfamart dan Indomaret. Kalau memang ada diskriminasi dalam penerimaan karyawan, tentu hal itu tidak boleh terjadi. Semua warga harus memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pekerjaan,” tegasnya.

Sementara itu, tokoh masyarakat Leyato Selatan, Hajir Bohungo, berharap pemerintah segera merealisasikan pemasangan lampu penerangan jalan serta memperluas akses lapangan pekerjaan bagi para pemuda yang masih menganggur. Menurutnya, keberadaan perusahaan ritel modern di wilayah tersebut semestinya memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat sekitar, termasuk membuka peluang kerja bagi warga lokal.

Reses berlangsung dengan penuh antusiasme dan dihadiri masyarakat dari berbagai lingkungan di Kelurahan Leyato Selatan. Seluruh aspirasi yang disampaikan akan menjadi bahan perjuangan Hamza Muslimin dalam pembahasan program dan anggaran Pemerintah Provinsi Gorontalo demi mendorong pembangunan yang lebih merata dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *