Humas Deprov – Anggota DPRD Provinsi Gorontalo dari Daerah Pemilihan (Dapil) III Kabupaten Gorontalo A, H. Fadli Hasan, ST., M.Si., melaksanakan Reses Masa Persidangan Pertama Tahun Sidang 2025–2026 di Desa Tunggulo, Kecamatan Limboto Barat, Rabu (22/10/25).
Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan permasalahan yang dihadapi di tingkat desa. Sejumlah aspirasi yang mencuat dalam pertemuan tersebut antara lain menyangkut bantuan ternak sapi, bantuan bagi pelaku UMKM, serta permintaan bibit pertanian seperti padi dan jagung bagi kelompok tani yang telah masuk dalam daftar calon penerima (CPCL).
Selain itu, masyarakat juga mengeluhkan tingginya harga beras, dan berharap adanya Kios Rawan Pangan di Desa Tunggulo sebagai solusi untuk menekan harga bahan pokok. Warga juga menyoroti masih banyaknya masyarakat yang belum memiliki BPJS Kesehatan, serta berharap adanya bantuan untuk Majelis Ta’lim dan beasiswa pendidikan S1 bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu.

Dalam kesempatan tersebut, warga juga menyinggung perubahan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang kini beralih ke Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Masyarakat mempertanyakan proses pemutakhiran data dan kriteria peserta yang berhak masuk dalam basis data baru tersebut.
Selain isu sosial dan ekonomi, warga juga mengeluhkan persoalan banjir akibat tidak adanya drainase di pinggir jalan, dan berharap agar pemerintah dapat memberikan perhatian melalui pembangunan saluran drainase untuk mengatasi genangan air yang sering terjadi saat musim hujan.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Fadli Hasan menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas partisipasi masyarakat yang aktif memberikan masukan. Ia menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang disampaikan akan ditampung dan diperjuangkan melalui mekanisme DPRD bersama pemerintah daerah.
“Semua masukan dan keluhan ini sangat berharga. Insyaallah akan kami kawal agar bisa menjadi bagian dari program pembangunan daerah. Saya juga mengajak masyarakat untuk terus aktif berpartisipasi dalam menjaga dan mengawal pembangunan di desa,” ujar Fadli Hasan.
Kegiatan reses ini berlangsung dengan penuh keakraban dan diakhiri dengan dialog interaktif antara masyarakat dan legislator. Melalui kegiatan seperti ini, DPRD berharap dapat semakin mempererat hubungan dengan konstituen serta memastikan aspirasi masyarakat menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah.













