Reses di Desa Tapadaa, Anas Jusuf Serap Aspirasi Keagamaan, Pendidikan, dan Kepemudaan

Berita, Reses802 Dilihat
banner 468x60

Humas Deprov – Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Ir. H. Anas Jusuf, M.Si, melaksanakan kegiatan reses bersama konstituen pada Senin, 9 Februari 2026, bertempat di Desa Tapadaa, Kecamatan Botumoito, Kabupaten Boalemo, mulai pukul 19.00 WITA hingga selesai.

Kegiatan reses ini dihadiri oleh pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, serta warga setempat. Reses dilaksanakan sebagai wadah menyerap aspirasi masyarakat secara langsung terkait berbagai persoalan pembangunan dan kebutuhan dasar masyarakat.

Dalam dialog bersama warga, sejumlah aspirasi penting disampaikan. Pertama, masyarakat meminta agar gaji imam dan guru ngaji dapat diperjuangkan melalui kebijakan dan dukungan anggaran pemerintah, mengingat peran strategis mereka dalam pembinaan keagamaan di desa.

Kedua, warga menyampaikan permohonan perbaikan Masjid Hidayatullah, khususnya penyelesaian pembangunan pagar masjid yang hingga kini belum rampung. Pembangunan tersebut masih mengandalkan swadaya masyarakat yang dinilai belum mencukupi.

Ketiga, Karang Taruna dari lima desa yakni Desa Bolihutuo, Desa Rumbia, Desa Potanga, Desa Tapadaa, dan Desa Dulangiyo, menyampaikan rencana bersama untuk menyelenggarakan event keagamaan dan budaya pada bulan Ramadhan dan Idulfitri, berupa Festival Tumbilotohe dan lomba perahu dayung. Para pemuda berharap adanya dukungan anggaran dan fasilitasi dari pemerintah daerah melalui peran Anggota DPRD.

Keempat, masyarakat mengeluhkan kondisi bangunan Sekolah Dasar (SD) di wilayah tersebut yang mengalami kerusakan cukup parah. Akibatnya, jumlah siswa menurun drastis dari sekitar 100 orang menjadi hanya 13 orang. Warga berharap adanya perhatian serius agar sekolah tersebut dapat diperbaiki dan kembali diminati masyarakat.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Ir. H. Anas Jusuf, M.Si menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti seluruh masukan masyarakat dan memperjuangkannya melalui mekanisme pembahasan di DPRD serta koordinasi dengan instansi terkait.

“Seluruh aspirasi ini akan kami catat dan perjuangkan sesuai kewenangan, agar dapat masuk dalam perencanaan dan penganggaran pemerintah daerah,” ujarnya.

Kegiatan reses berlangsung dengan tertib dan penuh keakraban, mencerminkan sinergi antara wakil rakyat dan masyarakat dalam mendorong pembangunan daerah yang berkeadilan dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *