Reses di Desa Dutohe Barat, Syamsir Kiayi Serap Aspirasi Masyarakat Terkait Sampah, Infrastruktur Jalan, dan Validasi Data Penerima Bantuan

Profil18 Dilihat
banner 468x60

HumasDeprov – Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Daerah Pemilihan (Dapil) II Kabupaten Bone Bolango, Syamsir Kiayi, melaksanakan kegiatan reses masa persidangan III Tahun 2025–2026 di Desa Dutohe Barat, Kecamatan Kabila, Jumat (3/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan persoalan yang dihadapi di lingkungan mereka.

Dalam dialog bersama warga, sejumlah isu yang menjadi perhatian utama meliputi penanganan sampah, peningkatan infrastruktur jalan pertanian, serta validasi data penerima bantuan sosial pemerintah.

Menanggapi keluhan masyarakat mengenai penumpukan sampah di ruas jalan menuju kawasan permukiman dan lahan pertanian, Syamsir Kiayi menegaskan bahwa pengelolaan sampah harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari hulu hingga hilir.

“Kami menerima aspirasi masyarakat bahwa sebagian besar sampah diduga berasal dari luar desa. Karena itu, pemerintah perlu menyiapkan fasilitas tempat pembuangan sementara (TPS) yang memadai serta mempercepat penyediaan tempat pembuangan akhir (TPA), sehingga persoalan sampah dapat ditangani secara berkelanjutan,” ujar Syamsir.

Selain persoalan sampah, masyarakat juga mengusulkan peningkatan ruas jalan pertanian yang menjadi akses utama aktivitas warga. Menurut Syamsir, usulan tersebut telah dikomunikasikan dengan pemerintah daerah agar mendapat perhatian dalam program pembangunan.

“Kami telah berkoordinasi dengan Bappeda dan Dinas PUPR Kabupaten Bone Bolango. Ruas jalan tersebut diharapkan dapat segera dilengkapi dokumen teknis sehingga dapat diusulkan melalui program Inpres Jalan Daerah untuk memperoleh dukungan pendanaan dari pemerintah pusat,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Syamsir juga menyoroti pentingnya pembaruan data penerima manfaat bantuan pemerintah. Menurutnya, masih ditemukan masyarakat yang kondisi ekonominya layak menerima bantuan, namun belum masuk dalam kategori desil yang sesuai.

“Validasi data harus terus dilakukan secara berkala. Pemerintah desa, pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, serta instansi terkait perlu memastikan data penerima bantuan benar-benar sesuai dengan kondisi riil masyarakat agar seluruh program bantuan dapat tepat sasaran,” tegasnya.

Syamsir Kiayi menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat dalam kegiatan reses ini akan menjadi bahan perjuangan DPRD Provinsi Gorontalo untuk dikoordinasikan dengan pemerintah daerah maupun pemerintah pusat sesuai kewenangan masing-masing, sehingga dapat diwujudkan menjadi program pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di Desa Dutohe Barat dan Kecamatan Kabila.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *