Reses di Desa Bongo Dua, I Wayan Sudiarta Serap Aspirasi Strategis Warga Wonosari

Berita, Reses1509 Dilihat
banner 468x60

Humas Deprov – Anggota DPRD Daerah Pemilihan VI, I Wayan Sudiarta, melaksanakan kegiatan reses bersama konstituen pada Jumat malam, 6 Februari 2026, pukul 19.00 WITA, bertempat di Desa Bongo Dua, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Boalemo.

Kegiatan reses tersebut turut dihadiri oleh Pemerintah Desa Bongo Dua serta masyarakat setempat yang memanfaatkan momentum ini untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan persoalan krusial yang dihadapi warga.

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah aspirasi strategis disampaikan masyarakat, di antaranya permohonan pemeliharaan Bendung Karya Agung yang mengairi sawah seluas hampir 1.000 hektare. Warga berharap bendungan tersebut mendapat perhatian serius guna mendukung program ketahanan pangan di wilayah Wonosari.

Selain itu, masyarakat juga mengusulkan pemasangan listrik gratis bagi 24 Kepala Keluarga di Desa Tanjung Harapan, serta menyampaikan kondisi tiga ruang belajar SMA Negeri 2 Wonosari yang mengalami kerusakan parah akibat banjir di Desa Jati Mulya.

Aspirasi lainnya mencakup kondisi tiang listrik darurat di Desa Sari Tani, permohonan pembangunan bronjong sungai sebagai upaya pencegahan banjir dan abrasi, serta informasi keberadaan alat berat jenis excavator yang beroperasi di wilayah Desa Sari Tani untuk aktivitas pertambangan yang perlu mendapat pengawasan.

Persoalan kelangkaan dan mahalnya harga LPG 3 Kg juga menjadi sorotan warga. Tabung gas bersubsidi tersebut dilaporkan dijual dengan harga mencapai Rp50.000 hingga Rp60.000, bahkan diperjualbelikan ke wilayah desa lain. Warga meminta pemerintah segera menertibkan pangkalan yang diduga nakal.

Tak kalah penting, masyarakat juga menyampaikan kasus pasien meninggal dunia di Klinik Yulia yang diduga terkendala akibat BPJS Kesehatan tidak aktif, sehingga menjadi perhatian serius terkait akses layanan kesehatan.

Menanggapi seluruh aspirasi tersebut, I Wayan Sudiarta menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti setiap masukan yang disampaikan masyarakat.
“Untuk usulan pemasangan listrik gratis, masyarakat diminta menyampaikan melalui proposal resmi agar dapat diproses sesuai mekanisme,” jelasnya.

Terkait Bendung Karya Agung, ia menyatakan akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Boalemo guna memastikan pemeliharaan dapat segera dilakukan.
Sementara itu, seluruh aspirasi lainnya akan dikoordinasikan dengan instansi terkait sesuai kewenangan pemerintah daerah.

Khusus persoalan harga LPG 3 Kg, ia menekankan perlunya peran aktif pemerintah setempat untuk menertibkan pangkalan yang melanggar aturan.
Sedangkan terkait BPJS Kesehatan, I Wayan Sudiarta menegaskan bahwa pasien tetap harus mendapatkan pelayanan kesehatan, sembari pengaktifan BPJS dikoordinasikan dengan instansi terkait.

Melalui kegiatan reses ini, diharapkan aspirasi masyarakat Desa Bongo Dua dan sekitarnya dapat menjadi bahan perjuangan di lembaga legislatif demi peningkatan kesejahteraan dan pelayanan publik yang lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *