Pimpinan DPRD Provinsi Gorontalo Hadiri Upacara Hardiknas 2026 dan Launching Program Pendidikan

Berita58 Dilihat
banner 468x60

Humas Deprov – Pimpinan DPRD Provinsi Gorontalo menghadiri Upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan peluncuran sejumlah program strategis di bidang pendidikan, bertempat di Halaman SMA Negeri 3 Kota Gorontalo, Senin (4/5/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Gorontalo ini turut dihadiri oleh Gubernur Gorontalo, Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo Ghalib Lahidjun, jajaran Forkopimda, serta para kepala sekolah, guru, dan siswa.

Adapun rangkaian kegiatan meliputi pelaksanaan upacara bendera dalam rangka Hardiknas 2026, amanat pembina upacara oleh Gubernur Gorontalo, launching Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA/SMK Tahun Ajaran 2026/2027, launching Program WISUDA (Wisata QRIS untuk Sekolah Daerah), serta penandatanganan pakta integritas.

Dalam amanatnya, Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, menyampaikan refleksi pribadi bahwa lokasi pelaksanaan upacara merupakan tempat dirinya pernah menempuh pendidikan. Hal tersebut menjadi momentum penuh rasa syukur sekaligus kebanggaan.

Ia juga berpesan kepada para siswa agar belajar dengan sungguh-sungguh, karena keberhasilan tidak datang secara instan, melainkan melalui proses, kerja keras, dan ketekunan.

Kepada para guru dan tenaga pendidik, Gubernur menekankan pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI). Menurutnya, guru tidak hanya berperan sebagai penyampai ilmu, tetapi juga sebagai pembimbing dalam membangun kemampuan berpikir kritis peserta didik.

Selain itu, Gubernur menyoroti pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekolah sebagai hal mendasar, mulai dari ruang kelas hingga fasilitas penunjang seperti toilet. Ia juga menegaskan komitmen untuk mencegah segala bentuk bullying dan kekerasan di lingkungan pendidikan, sehingga sekolah menjadi tempat yang aman, bermartabat, dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.

Adapun penegasan kebijakan kepada kepala sekolah meliputi menjamin kebersihan dan kelayakan fasilitas toilet sekolah serta mencegah segala bentuk kekerasan di lingkungan pendidikan.

Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Idrus Thomas Mopili, menyampaikan bahwa momentum Hardiknas harus menjadi penguat sinergi antara pemerintah, legislatif, dan seluruh pemangku kepentingan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.

Ia menegaskan bahwa DPRD Provinsi Gorontalo berkomitmen untuk terus mendukung kebijakan dan program pendidikan yang berpihak pada peningkatan mutu sumber daya manusia.

“Pendidikan adalah fondasi utama pembangunan daerah. DPRD akan terus mendorong kebijakan yang memastikan akses pendidikan yang merata, berkualitas, serta adaptif terhadap perkembangan zaman, termasuk pemanfaatan teknologi digital dalam proses pembelajaran,” ujar Idrus.

Lebih lanjut, ia juga mengapresiasi peluncuran program SPMB dan WISUDA sebagai langkah inovatif dalam meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta literasi keuangan di lingkungan sekolah.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan semangat Hardiknas 2026 dapat semakin memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan pendidikan yang bermutu dan inklusif di Provinsi Gorontalo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *