Komisi II Monitoring Progres Pembentukan Gerai Koperasi Merah Putih di Desa Tinelo

banner 468x60

Humas Deprov – Pimpinan dan Anggota Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo melaksanakan kunjungan kerja ke Kantor Desa Tinelo, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo, Selasa (23/6/2026), dalam rangka melakukan monitoring dan evaluasi progres pembentukan serta pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih (KMP).

Kunjungan tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo, Meyke Camaru, bersama anggota Komisi II lainnya. Dalam kunjungan tersebut, rombongan berdialog langsung dengan pemerintah desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) untuk menyerap aspirasi terkait pelaksanaan program Koperasi Merah Putih.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo, Meyke Camaru menyampaikan bahwa berdasarkan hasil monitoring di lapangan, salah satu kendala utama yang dihadapi dalam pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih adalah persoalan ketersediaan lahan. Banyak desa mengalami keterbatasan lahan yang memenuhi standar luas minimal yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat.

“Dari hasil kunjungan ini, kami menemukan bahwa permasalahan lahan menjadi hambatan utama dalam pembangunan Koperasi Merah Putih. Sebagian besar lahan yang tersedia belum memenuhi standar luas yang dipersyaratkan,” ujar Meyke Camaru.

Dalam pertemuan tersebut, pemerintah Desa Tinelo bersama BPD menyampaikan sejumlah usulan solusi. Di antaranya adalah penyesuaian standar luasan bangunan agar dapat disesuaikan dengan kondisi daerah, serta penerapan konsep bangunan bertingkat sebagai alternatif apabila ketersediaan lahan sangat terbatas.

Menurut Meyke, usulan tersebut merupakan masukan yang konstruktif dan akan menjadi bahan pertimbangan penting dalam pembahasan lebih lanjut. Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo berkomitmen menampung seluruh aspirasi yang berkembang di lapangan untuk diteruskan kepada pemerintah pusat.

“Kami akan menghimpun seluruh masukan dari pemerintah desa dan BPD sebagai bahan pertimbangan serta rekomendasi kepada pemerintah pusat, sehingga program Koperasi Merah Putih dapat berjalan optimal meskipun dihadapkan pada keterbatasan lahan,” tambahnya.

Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo berharap melalui monitoring dan evaluasi yang dilakukan secara langsung, berbagai kendala teknis yang dihadapi desa-desa dapat segera ditemukan solusinya. Dengan demikian, program Koperasi Merah Putih yang menjadi salah satu upaya penguatan ekonomi masyarakat desa dapat terealisasi sesuai harapan.

Kunjungan kerja ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD terhadap pelaksanaan program strategis pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan usaha dan pemberdayaan ekonomi berbasis desa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *