Humas Deprov — Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo melakukan kunjungan kerja ke Desa Bube, Kecamatan Suwawa, Kabupaten Bone Bolango, Rabu (2/9/2026). Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka monitoring dan evaluasi progres perkembangan serta pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih (KMP).

Dalam kunjungan tersebut, rombongan Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo meninjau langsung kondisi lokasi yang direncanakan menjadi tempat pembangunan Gerai KMP sekaligus menggali berbagai kendala yang dihadapi pemerintah desa dalam merealisasikan pembangunan tersebut.
Sekretaris Desa Bube menjelaskan bahwa saat ini pemerintah desa telah menemukan lahan yang dinilai cukup baik untuk pembangunan Gerai KMP. Namun, masih terdapat kendala terkait persetujuan penggunaan lokasi tersebut.
Menurutnya, pihak TNI belum menyetujui pembangunan gerai di lokasi yang telah dipilih. Salah satu pertimbangan yang muncul adalah kondisi lahan yang masih membutuhkan timbunan dalam jumlah cukup banyak sebelum dapat digunakan untuk pembangunan.
“Untuk lahannya sudah ada dan dinilai cukup bagus, tetapi masih ada kendala karena pihak TNI belum menyetujui pembangunan gerai di lokasi tersebut. Kemungkinan salah satu pertimbangannya karena lahan masih membutuhkan timbunan yang cukup banyak,” jelasnya.
Ketua Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo, Mikson Yapanto, menyampaikan bahwa monitoring tersebut penting dilakukan untuk memastikan program pembangunan Gerai KMP di tingkat desa dapat berjalan sesuai dengan rencana.
Ia mengatakan, berbagai kendala yang ditemukan di lapangan perlu segera dicarikan solusi melalui koordinasi antara pemerintah desa, pemerintah daerah, maupun pihak-pihak terkait lainnya.
Mikson menekankan bahwa pembangunan Gerai KMP diharapkan tidak hanya sebatas pembangunan fisik, tetapi juga dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung penguatan perekonomian desa.
“Kami ingin memastikan progresnya di lapangan seperti apa, apa saja kendalanya, dan bagaimana solusi yang bisa kita dorong bersama. Jangan sampai persoalan lokasi kemudian menghambat pelaksanaan program,” ujar Mikson.
Ia juga mendorong agar pemerintah desa dapat berkoordinasi secara intensif dengan pihak terkait untuk menentukan lokasi yang tepat, layak, dan dapat diterima semua pihak sehingga pembangunan Gerai KMP dapat segera direalisasikan.
Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo berharap hasil monitoring dan evaluasi ini dapat menjadi bahan untuk menentukan langkah selanjutnya, terutama dalam penyelesaian persoalan lahan dan percepatan pembangunan Gerai KMP di Desa Bube.















