Espin Tulie Dorong Kerja Sama Gorontalo-UEA Segera Ditindaklanjuti

Berita120 Dilihat
banner 468x60

Humasdeprov — Ketua Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo, Espin Tulie, mendorong Pemerintah Provinsi Gorontalo segera menindaklanjuti peluang kerja sama dengan Uni Emirat Arab (UEA) di berbagai sektor strategis.

Menurut Espin, kunjungan Duta Besar UEA untuk Republik Indonesia, Yang Mulia Abdullah Salem Aldhaheri, bersama rombongan ke Gorontalo menjadi momentum penting untuk membuka peluang kerja sama yang lebih luas antara Gorontalo dan UEA.

Sejumlah sektor yang dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan melalui kerja sama tersebut antara lain energi, perikanan, pendidikan, ekonomi, pariwisata, serta pengembangan komoditas unggulan daerah, khususnya kelapa.

“Ini merupakan peluang yang sangat baik bagi Gorontalo. Karena itu, apa yang sudah dibicarakan dalam pertemuan bersama Duta Besar UEA harus segera ditindaklanjuti dengan langkah yang konkret,” ujar Espin Tulie.

Ia menjelaskan, Pemerintah Provinsi Gorontalo perlu segera menyiapkan proposal yang berisi sektor-sektor prioritas yang dapat ditawarkan kepada pihak UEA.

Menurutnya, proposal tersebut penting agar kerja sama tidak berhenti sebatas pembicaraan, tetapi dapat dilanjutkan pada tahap perencanaan program, investasi, hingga pelaksanaan di lapangan.

“Harus jelas apa yang akan kita tawarkan. Gorontalo memiliki banyak potensi, mulai dari energi, perikanan, kelapa, pendidikan sampai sektor ekonomi. Potensi-potensi ini harus dikemas dengan baik agar dapat menjadi peluang kerja sama dan investasi,” katanya.

Espin menilai komoditas kelapa menjadi salah satu potensi yang perlu mendapat perhatian serius dalam kerja sama dengan UEA.

Gorontalo memiliki produksi kelapa yang dapat dikembangkan lebih jauh melalui investasi dan pengolahan. Dengan adanya kerja sama, komoditas tersebut diharapkan tidak hanya dipasarkan dalam bentuk bahan mentah, tetapi mampu menghasilkan produk bernilai tambah.

“Kelapa merupakan salah satu komoditas yang bisa kita dorong. Jangan sampai kita hanya menjual bahan mentah. Kalau ada investasi dan pengolahan, tentu nilai tambahnya akan kembali kepada daerah dan masyarakat,” jelasnya.

Selain kelapa, sektor perikanan juga dinilai memiliki prospek besar. Potensi kelautan Gorontalo dapat dikembangkan melalui peningkatan produksi, pengolahan hasil perikanan, hingga perluasan akses pasar.

Sebagai Ketua Komisi III yang membidangi perencanaan dan pembangunan, Espin juga memberikan perhatian terhadap peluang kerja sama di sektor energi.

Ia menilai pengembangan energi baru dan terbarukan dapat menjadi bagian penting dari pembangunan Gorontalo ke depan, terutama untuk mendukung kebutuhan energi sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.

“Kerja sama di bidang energi sangat strategis. Kita berharap ada transfer teknologi dan investasi yang bisa mendukung kebutuhan energi sekaligus pembangunan berkelanjutan di Gorontalo,” ujarnya.

Espin juga menyoroti sektor pariwisata yang dinilai memiliki peluang berkembang seiring meningkatnya hubungan dan kerja sama internasional.

Menurutnya, potensi wisata Gorontalo harus didukung dengan infrastruktur dan fasilitas yang memadai. Hal tersebut penting apabila ke depan semakin banyak wisatawan maupun mitra internasional yang datang ke Gorontalo.

“Kalau kita ingin mendatangkan lebih banyak wisatawan, tentu sarana dan prasarana harus kita siapkan. Jangan hanya mengandalkan potensi wisatanya, tetapi akses, fasilitas dan infrastrukturnya juga harus diperbaiki,” kata Espin.

Ia menyebut komunikasi dengan Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Gorontalo terkait pengembangan sarana dan prasarana menjadi salah satu langkah yang perlu didorong untuk memperkuat sektor pariwisata.

Espin menegaskan DPRD Provinsi Gorontalo siap mendukung dan mengawal langkah pemerintah daerah dalam menindaklanjuti peluang kerja sama tersebut.

Ia berharap Pemerintah Provinsi Gorontalo dapat segera melakukan pembahasan lanjutan dengan Kedutaan Besar UEA di Jakarta.

“Kita berharap Bapak Gubernur dapat segera melakukan pertemuan lanjutan di Kedutaan UEA di Jakarta. Dari situ kita bisa melihat lebih jelas bentuk kerja sama, sektor prioritas, termasuk peluang investasi yang bisa masuk ke Gorontalo,” ungkapnya.

Espin menambahkan, kerja sama dengan UEA harus diarahkan pada program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Tidak hanya meningkatkan investasi, kerja sama tersebut diharapkan mampu membuka lapangan kerja, memperluas pasar komoditas lokal, meningkatkan nilai tambah produk daerah, memperkuat sektor pariwisata, serta mendorong pertumbuhan ekonomi Gorontalo.

“Kami di DPRD tentu akan mendukung sepanjang kerja sama tersebut memberikan manfaat bagi daerah dan masyarakat. Yang terpenting adalah bagaimana peluang ini benar-benar diwujudkan menjadi kerja sama yang konkret,” pungkas Espin Tulie.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *