Humas Deprov — Pimpinan dan Anggota Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo melaksanakan kunjungan kerja ke Desa Mongolato, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo dalam rangka monitoring progres pembentukan dan pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih (KMP), Selasa (5/5/2026).

Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan pembangunan koperasi yang menjadi salah satu program strategis dalam penguatan ekonomi desa. Berdasarkan hasil peninjauan, jumlah anggota koperasi saat ini telah mencapai lebih dari 100 orang. Pembangunan gerai koperasi direncanakan berdiri di atas lahan milik Pemerintah Daerah seluas kurang lebih 10.000 meter persegi.
Secara administratif, seluruh persyaratan telah dinyatakan siap, termasuk pengajuan penggunaan lahan yang telah dilakukan sebelumnya. Pembangunan Koperasi Merah Putih ini ditargetkan rampung pada 28 Juni 2026.
Dalam pelaksanaannya, pihak TNI turut mengakomodir tenaga kerja lokal dengan melibatkan masyarakat dari sembilan desa di Kecamatan Telaga. Desa Mongolato sendiri menjadi lokasi pertama pembangunan gerai koperasi tersebut, yang diharapkan dapat menjadi percontohan bagi desa lainnya.
Dalam keterangannya, Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo, Meyke Camaru menegaskan bahwa keberadaan Koperasi Desa (Kopdes) di Mongolato diproyeksikan menjadi model pengembangan ekonomi berbasis desa di kawasan Telaga.
“Pembangunan koperasi ini merupakan yang pertama di wilayah ini dan diharapkan menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam mengembangkan potensi ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Anggota Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo, Fadli Hasan, menambahkan bahwa pembangunan Kawasan Daulat Mutu Pangan (KDM) di Desa Mongolato saat ini tengah berjalan secara berkelanjutan.
Ia menjelaskan, proyek tersebut ditargetkan selesai dalam beberapa bulan ke depan, dengan batas waktu utama pada bulan Juni 2026. Pelaksanaan pembangunan dikoordinasikan oleh PT Agro Industri Nasional (Agrinas) sebagai pihak yang mendapat mandat nasional.
“Pembangunan ini melibatkan kolaborasi antara pengurus KDM, pemerintah desa, serta dukungan penuh dari Pemerintah Daerah. Selain itu, progres pembangunan juga dipantau setiap hari melalui sistem digital yang dikembangkan oleh Agrinas,” jelas Fadli.
Program ini diharapkan dapat selesai tepat waktu sehingga manfaatnya segera dirasakan oleh masyarakat, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi desa.
Dengan adanya Koperasi Merah Putih dan kawasan KDM di Desa Mongolato, diharapkan lahir pusat ekonomi baru berbasis desa yang mampu mendorong kemandirian dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Pewarta: Noura















