Humas Deprov – Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Daerah Pemilihan (Dapil) II Bone Bolango melaksanakan kunjungan kerja ke lokasi pembangunan Bendungan Bulango Ulu, Desa Tuloa, Kecamatan Bulango Utara, Kabupaten Bone Bolango, dalam rangka pelaksanaan reses Masa Persidangan Ketiga Tahun Sidang 2025–2026, Senin (2/11/2026).

Kunjungan lapangan tersebut dipimpin oleh Ketua Tim Reses, Hamzah Idrus, bersama anggota tim, yakni Faisal Hulukati, Syamsir Kiayi, Femi Udoki, Loly Junus, dan Yeyen Sidiki. Rombongan turut didampingi oleh Sekretaris DPRD Provinsi Gorontalo, Rifli Katili, bersama jajaran staf Sekretariat DPRD Provinsi Gorontalo.
Kedatangan rombongan diterima langsung oleh Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi II Gorontalo, Ali Rahmat, yang memberikan penjelasan terkait perkembangan pembangunan serta manfaat Bendungan Bulango Ulu bagi masyarakat apabila telah beroperasi.
Tim reses melakukan peninjauan langsung sekaligus memperoleh informasi mengenai progres pekerjaan pembangunan bendungan, termasuk sejumlah kendala yang masih perlu mendapat perhatian, khususnya terkait penyelesaian pembebasan lahan.
Ketua Tim Reses, Hamza Idrus, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari upaya DPRD untuk memastikan perkembangan pembangunan serta mengawal agar proyek strategis tersebut dapat segera diselesaikan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, penyelesaian persoalan pembebasan lahan menjadi salah satu hal penting yang perlu dituntaskan melalui koordinasi dan sinergi antara pemerintah daerah dan pihak balai, sehingga tahapan pengoperasian bendungan dapat berjalan sesuai rencana.
Selain meninjau progres pembangunan, rombongan juga memperoleh penjelasan mengenai potensi pengembangan kawasan Bendungan Bulango Ulu yang terintegrasi dengan berbagai fasilitas dan sektor pendukung, termasuk pendidikan, kesehatan, pariwisata, kawasan perkantoran, serta pengembangan energi terbarukan melalui pembangkit listrik tenaga air dan tenaga surya.
Sementara itu, Kepala BWS Sulawesi II Gorontalo, Ali Rahmat, menjelaskan bahwa progres pembangunan Bendungan Bulango Ulu telah mencapai sekitar 95 persen. Namun, proses pengisian bendungan masih menunggu penyelesaian pembebasan lahan.
Ia berharap persoalan pembebasan lahan dapat diselesaikan sehingga pengoperasian bendungan dapat dimulai pada tahun 2027.
Melalui kunjungan reses dan monitoring lapangan ini, DPRD Provinsi Gorontalo berharap pembangunan Bendungan Bulango Ulu dapat segera dituntaskan sesuai ketentuan dan perencanaan yang telah ditetapkan. Keberadaan bendungan tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat strategis bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung ketersediaan air, energi, serta pengembangan wilayah Kabupaten Bone Bolango dan Provinsi Gorontalo secara keseluruhan.















