Umar Karim Perjuangkan Infrastruktur, Gorong-gorong Desa Dunggala Capai 90 Persen

Berita, Reses21 Dilihat
banner 468x60

HumasDeprov – Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Daerah Pemilihan (Dapil) IV Gorontalo B, Umar Karim, meninjau pembangunan Box Culvert atau gorong-gorong di Jalan Satria, Desa Dunggala, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, Senin (2/11/2026).

Peninjauan tersebut berlangsung di sela agenda Reses Masa Persidangan Pertama Tahun 2026–2027. Umar ingin memastikan pembangunan yang berawal dari aspirasi warga itu berjalan sesuai harapan masyarakat.

Selama bertahun-tahun, warga setempat menghadapi persoalan genangan hingga banjir saat musim hujan. Masalah tersebut bahkan muncul sejak 2011 akibat buruknya aliran air di kawasan itu.

Melalui reses gabungan anggota DPRD Dapil Gorontalo B, warga menyampaikan keluhan tersebut. Umar bersama legislator lainnya kemudian mengawal usulan itu hingga pemerintah daerah menindaklanjutinya melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo.

Jalan Satria memiliki peran penting karena menghubungkan sejumlah wilayah, termasuk Kecamatan Dungaliyo dan Bongomeme. Jalur ini juga menjadi akses menuju kawasan bandara lama, kantor kecamatan, puskesmas, serta fasilitas pelayanan publik lainnya.

Umar mengatakan, progres pembangunan gorong-gorong kini mencapai sekitar 90 persen dan memasuki tahap penyelesaian akhir. Ia berharap pekerjaan tersebut segera rampung sehingga warga dapat menikmati akses jalan yang lebih aman dan nyaman.

Namun, menurut Umar, pembangunan gorong-gorong saja belum cukup untuk mengatasi persoalan banjir. Pemerintah masih perlu membangun drainase dan menormalisasi saluran air agar penanganannya lebih menyeluruh.

“Setelah pekerjaan gorong-gorong ini selesai, kita berharap aspirasi masyarakat terkait pembangunan drainase dan normalisasi saluran air juga bisa diperjuangkan. Dengan begitu, persoalan genangan dan luapan air saat musim hujan dapat ditangani secara lebih menyeluruh,” ungkap Umar.

Dalam kesempatan itu, Umar juga berdialog dengan warga untuk mendengarkan kebutuhan infrastruktur lainnya.

Kepala Desa Dunggala, Maskun, mengapresiasi Umar Karim dan anggota DPRD lainnya yang turut memperjuangkan kebutuhan masyarakat. Menurutnya, warga sudah lama menantikan pembangunan tersebut karena gorong-gorong menjadi salah satu kebutuhan mendesak untuk mengatasi genangan air.

Ia berharap, infrastruktur itu mampu memperlancar aliran air sekaligus mendukung mobilitas warga yang setiap hari menggunakan Jalan Satria.

Umar menegaskan, kunjungan lapangan menjadi bagian dari tanggung jawab anggota DPRD dalam mengawal aspirasi masyarakat. Ia berharap setiap program pembangunan memberikan manfaat nyata dan menjawab kebutuhan warga.

Peninjauan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Reses Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Masa Persidangan Pertama Tahun 2026–2027.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *