DPRD Provinsi Gorontalo Terima Aspirasi Penyandang Disabilitas, Dorong Penguatan Fasilitas dan Keterlibatan dalam Kegiatan Dewan

Berita109 Dilihat
banner 468x60

Humas Deprov — Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Idrus MT Mopili, bersama para Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo menerima audiensi perwakilan penyandang disabilitas yang dipimpin Ketua penyandang disabilitas, Muhajir Suleman, di Ruang Rapat Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Senin (12/10/2026).

Pertemuan tersebut menjadi wadah penyampaian aspirasi terkait pemenuhan hak penyandang disabilitas, peningkatan aksesibilitas fasilitas publik, kesempatan di bidang pendidikan dan ketenagakerjaan, serta keterlibatan penyandang disabilitas dalam kegiatan pemerintahan dan lembaga legislatif.

Dalam audiensi tersebut, Muhajir Suleman menyampaikan sejumlah kebutuhan yang dinilai perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah. Salah satunya adalah penyediaan juru bahasa isyarat dalam setiap rapat paripurna maupun kegiatan resmi DPRD, khususnya ketika pimpinan atau pejabat menyampaikan sambutan di podium, agar informasi dapat diakses oleh penyandang disabilitas, terutama teman-teman tunarungu.

Selain itu, ia mengusulkan agar penyandang disabilitas dilibatkan secara proporsional dalam kegiatan reses anggota DPRD di setiap daerah pemilihan. Keterwakilan sekitar dua persen dari konstituen menjadi salah satu aspirasi yang disampaikan agar kebutuhan dan persoalan yang dihadapi penyandang disabilitas dapat terakomodasi secara langsung.

Muhajir juga mendorong adanya bantuan dan program pemberdayaan bagi penyandang disabilitas, termasuk kemudahan akses terhadap kebutuhan sehari-hari. Salah satu usulan yang disampaikan adalah penerbitan kartu khusus penyandang disabilitas yang dapat digunakan untuk memperoleh potongan harga saat berbelanja di gerai ritel seperti Alfamart dan Indomaret.

Dalam penyampaiannya, perwakilan penyandang disabilitas turut menyoroti masih terbatasnya fasilitas pendukung di sektor swasta, termasuk akses bagi pengguna kursi roda dan alat bantu berjalan. Kondisi tersebut dinilai dapat menghambat kesempatan penyandang disabilitas untuk memperoleh pekerjaan dan berpartisipasi secara mandiri dalam kehidupan bermasyarakat.

Persoalan pendidikan juga menjadi perhatian dalam pertemuan itu. Penyandang disabilitas masih menghadapi berbagai kendala dalam mengakses pendidikan lanjutan maupun memasuki dunia kerja. Karena itu, diperlukan dukungan kebijakan dan fasilitas yang lebih inklusif agar mereka memperoleh kesempatan yang setara.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Idrus M. Thomas Mopili, bersama jajaran pimpinan DPRD menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti masukan yang disampaikan sesuai dengan kewenangan dan mekanisme kelembagaan.

Salah satu perhatian yang dibahas adalah peningkatan aksesibilitas gedung DPRD, termasuk penyediaan jalur khusus bagi pengguna kursi roda serta fasilitas pendukung lainnya. Dalam pertemuan tersebut disampaikan bahwa anggaran untuk fasilitas aksesibilitas bagi penyandang disabilitas telah dialokasikan pada tahun anggaran 2027.

Sementara itu, fasilitas toilet khusus penyandang disabilitas saat ini telah tersedia di bagian atas sebelah kanan Gedung Ruang Paripurna DPRD Provinsi Gorontalo. Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan dapat mendukung kenyamanan dan kemandirian penyandang disabilitas saat mengikuti kegiatan di lingkungan DPRD.

Pimpinan DPRD juga menyepakati pentingnya mendorong keterlibatan penyandang disabilitas dalam berbagai kegiatan lembaga, termasuk reses dan kegiatan publik lainnya. Koordinasi terkait pelibatan tersebut akan ditindaklanjuti bersama bagian terkait di lingkungan Sekretariat DPRD, termasuk Bagian Umum dan pihak yang membidangi kegiatan reses.

Dalam aspek dukungan program dan anggaran, DPRD menegaskan perannya dalam menampung, membahas, serta meneruskan aspirasi masyarakat sesuai fungsi dan kewenangan lembaga. Usulan program bagi penyandang disabilitas perlu dikoordinasikan dengan pemerintah daerah dan perangkat terkait agar dapat ditindaklanjuti melalui mekanisme perencanaan dan penganggaran yang berlaku.

Audiensi tersebut juga menyinggung kebutuhan dukungan bagi kegiatan olahraga penyandang disabilitas. Organisasi olahraga disabilitas tengah mempersiapkan seleksi tingkat provinsi sebagai bagian dari persiapan menghadapi ajang Pekan Paralimpiade Nasional yang direncanakan berlangsung di DKI Jakarta pada tahun berikutnya. Dukungan pemerintah daerah diharapkan dapat memperkuat pembinaan atlet dan membuka kesempatan lebih luas bagi atlet disabilitas untuk berprestasi.

Melalui pertemuan ini, DPRD Provinsi Gorontalo diharapkan dapat terus menjadi ruang penyaluran aspirasi yang terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat. Pemenuhan hak, aksesibilitas, kesempatan kerja, pendidikan inklusif, serta pelibatan penyandang disabilitas dalam kegiatan pemerintahan menjadi bagian penting dalam mewujudkan pembangunan daerah yang adil, setara, dan inklusif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *