12 KK Terancam Longsor, Warga Minta Pembuatan Bronjong Saat Reses Fadli Poha

Berita929 Dilihat
banner 468x60

Humas Deprov – Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Fadli Poha, melaksanakan Reses Masa Persidangan Pertama Tahun 2025–2026 pada Jumat (24/10/25) di Desa Tabongo Timur, Kecamatan Tabongo. Dalam pertemuan tatap muka tersebut, masyarakat menyampaikan berbagai aspirasi yang mencakup kebutuhan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi, dan lingkungan.

Sejumlah aspirasi yang mengemuka antara lain perbaikan akses jalan tani sepanjang 6 kilometer, bantuan untuk pelaku UMKM kelompok usaha sabut kelapa, serta fasilitasi pendirian bank sampah di desa tersebut. Warga juga meminta pembuatan bronjong di Dusun II, karena terdapat 12 kepala keluarga yang rumahnya terancam robo akibat erosi di tepi sungai.

Menanggapi hal tersebut, Fadli Poha menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif warga yang peduli terhadap kemajuan desanya. Ia menegaskan bahwa setiap aspirasi yang disampaikan akan menjadi bahan perjuangan dalam pembahasan program pembangunan provinsi.

“Semua aspirasi masyarakat Tabongo Timur akan kami kawal, terutama yang menyangkut kepentingan dasar seperti jalan tani dan perlindungan permukiman. Saya juga sangat mendukung ide pendirian bank sampah karena sejalan dengan upaya pengelolaan lingkungan dan ekonomi sirkular,” ujar Fadli Poha.

Ia menambahkan bahwa pengembangan UMKM berbasis potensi lokal, seperti olahan sabut kelapa, merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan.

“Usaha sabut kelapa bisa menjadi produk unggulan Tabongo Timur. Dengan dukungan modal dan pelatihan, kelompok usaha ini bisa tumbuh menjadi ekonomi kreatif yang bernilai tambah,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *