Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Serukan Penguatan Peran Lembaga Sosial Desa pada Peringatan 5 Mei 2026

Berita293 Dilihat
banner 468x60

Humas Deprov — Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Ridwan Monoarfa, menyampaikan refleksi mendalam dalam rangka memperingati Hari Lembaga Sosial Desa yang jatuh pada Selasa, 5 Mei 2026. Dalam pernyataannya, ia menegaskan pentingnya memperkuat peran lembaga sosial desa sebagai pilar utama pembangunan yang berakar dari masyarakat.

Menurut Ridwan, lembaga sosial desa tidak sekadar hadir sebagai struktur formal dalam tata kelola pemerintahan desa, melainkan menjadi denyut kehidupan gotong royong, penjaga nilai-nilai kolektif, serta penghubung antara aspirasi masyarakat dengan kebijakan yang diambil di tingkat atas.

“Di balai desa yang sederhana, sering kali diputuskan hal-hal besar yang menyangkut masa depan masyarakat—mulai dari ketahanan pangan, pendidikan anak-anak, hingga arah pembangunan desa itu sendiri,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti bahwa selama ini desa kerap hanya diposisikan sebagai objek kebijakan, tanpa ruang partisipasi yang cukup dalam proses pengambilan keputusan. Hal ini, menurutnya, menjadi tantangan yang harus segera diperbaiki melalui pendekatan pembangunan yang lebih inklusif dan partisipatif.

“Hari Lembaga Sosial Desa bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi momentum untuk menegaskan kembali bahwa pembangunan tanpa desa adalah ilusi, dan demokrasi tanpa keterlibatan desa adalah kekosongan,” tegas Ridwan.

Lebih lanjut, ia mendorong agar lembaga sosial desa diberi ruang dan kekuatan untuk menjadi subjek perubahan, bukan sekadar pelengkap administratif. Lembaga ini diharapkan mampu mengawal kepentingan masyarakat secara konsisten serta berani memberikan koreksi terhadap arah kebijakan yang tidak berpihak pada rakyat.

Ridwan menutup pernyataannya dengan ajakan kepada seluruh pemangku kepentingan untuk benar-benar merawat desa melalui kebijakan yang konkret dan keberpihakan yang nyata.

“Jika desa kuat, maka negara akan kokoh dengan sendirinya. Sudah saatnya kita membangun dari desa, dengan keberanian politik yang berpihak pada mereka yang selama ini belum sepenuhnya diperjuangkan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *