Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Ridwan Monoarfa Serap Aspirasi Warga Desa Cisadane pada Hari Ketiga Reses

Profil44 Dilihat
banner 468x60

Humas Deprov – Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Ridwan Monoarfa, melaksanakan kegiatan reses hari ketiga di Desa Cisadane, Kecamatan Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung sebagai bahan dalam penyusunan program pembangunan daerah.

Dalam dialog bersama warga, kaum ibu menjadi kelompok yang paling aktif menyampaikan aspirasi. Mereka tidak hanya menyampaikan kebutuhan rumah tangga, tetapi juga mengungkapkan keprihatinan terhadap semakin banyaknya lulusan sarjana yang belum memperoleh pekerjaan. Masyarakat berharap pemerintah dapat menghadirkan kebijakan yang mampu menciptakan lapangan kerja yang lebih luas bagi generasi muda.

Di sektor pertanian, warga mengusulkan pembangunan dua unit sumur pompa untuk mengairi sekitar 70 hektare lahan persawahan yang setiap musim kemarau mengalami kekurangan air. Usulan tersebut dinilai penting guna menjaga produktivitas pertanian serta mendukung ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Kwandang.

Sementara itu, para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) juga menyampaikan harapan agar pemerintah memberikan dukungan permodalan. Menurut mereka, keterbatasan akses pembiayaan masih menjadi kendala utama dalam mengembangkan usaha dan meningkatkan perekonomian keluarga.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Ridwan Monoarfa, menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan seluruh usulan masyarakat agar dapat menjadi bagian dari Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD dalam proses penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).

Ia juga menyampaikan bahwa setiap aspirasi akan diperjuangkan sesuai mekanisme yang berlaku dengan mempertimbangkan kemampuan anggaran daerah. Karena itu, penentuan program pembangunan tetap mengedepankan skala prioritas agar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

Melalui pelaksanaan reses ini, diharapkan komunikasi antara masyarakat dan DPRD terus terjalin dengan baik sehingga kebijakan pembangunan yang dihasilkan benar-benar berangkat dari kebutuhan riil masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *