Tim Reses DPRD Dapil II Bone Bolango Tinjau Sarana dan Prasarana Pendidikan SMA Negeri 1 Bulango Ulu

Berita, Reses107 Dilihat
banner 468x60

Humas Deprov Tim Reses DPRD Provinsi Gorontalo Daerah Pemilihan (Dapil) II Bone Bolango melakukan kunjungan lapangan ke SMA Negeri 1 Bulango Ulu untuk meninjau kondisi pembangunan serta pemanfaatan sarana dan prasarana pendidikan. Rabu (04/11/2026)

Kunjungan tersebut juga menjadi bagian dari upaya menyerap aspirasi pihak sekolah terkait kebutuhan pengembangan fasilitas dan peningkatan kualitas pendidikan.

 

Kunjungan lapangan dipimpin oleh Ketua Tim Reses, Hamzah Idrus, bersama anggota tim, yakni Faisal Hulukati, Syamsir Kiayi, Loly Junus, dan Yeyen Sidiki.

 

Dalam kunjungan tersebut, anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Syamsir Kiayi, menegaskan bahwa pengembangan pendidikan di wilayah Bulango Ulu harus disesuaikan dengan karakteristik dan potensi daerah. Menurutnya, konsep pendidikan vokasi atau Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dapat menjadi salah satu alternatif untuk menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan wilayah, khususnya di bidang pertanian.

 

Ia menjelaskan, saat ini terdapat tiga SMP sebagai sumber calon peserta didik, dengan jumlah lulusan sekitar 20 hingga 30 siswa dari masing-masing sekolah. Sementara itu, fasilitas ruang belajar yang tersedia mencapai enam rombongan belajar (rombel), dengan kapasitas sekitar 30 siswa per rombel. Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian agar fasilitas pendidikan yang telah dibangun dapat dimanfaatkan secara optimal.

 

Menurut Syamsir, arah pengembangan sumber daya manusia sebagaimana tertuang dalam RPJMD harus memperhatikan karakteristik dan potensi setiap wilayah. Melalui pendidikan vokasi, para lulusan diharapkan memiliki keterampilan yang dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan daerahnya sendiri, tanpa harus sepenuhnya bergantung pada kesempatan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi di perkotaan.

Selain fasilitas pendidikan bagi siswa, Syamsir juga menyoroti pentingnya perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan dan kenyamanan tenaga pendidik. Beberapa kebutuhan yang perlu diperjuangkan antara lain pembangunan asrama guru, peningkatan jaringan internet, serta pemberian insentif tambahan bagi guru yang bertugas di daerah terpencil.

 

“Jangan sampai kita hanya memikirkan kebutuhan siswa, tetapi bagaimana membuat guru-guru nyaman bertugas di sini juga harus menjadi perhatian. Mereka telah mengabdikan diri di daerah terpencil sehingga perlu ada penghargaan dan perhatian dari pemerintah provinsi,” ungkap Syamsir.

 

Sebagai tindak lanjut, Syamsir menyampaikan bahwa DPRD akan melakukan pemetaan terhadap berbagai kebutuhan sekolah berdasarkan aspirasi kepala sekolah dan para guru. Data tersebut akan menjadi bahan perjuangan dalam pembahasan bersama Badan Anggaran (Banggar) dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), khususnya dalam proses finalisasi APBD Tahun Anggaran 2027.

 

Ia berharap berbagai kebutuhan dan kendala pendidikan di wilayah Bulango Ulu dapat segera dicarikan solusi sehingga fasilitas yang telah dibangun dapat dimanfaatkan secara maksimal dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *