Temu Wicara PENAS XVII Gorontalo 2026 Berlangsung Sukses, Hasilkan Berbagai Masukan Strategis untuk Swasembada Pangan

Berita34 Dilihat
banner 468x60

Humas Deprov – Rangkaian kegiatan Temu Wicara PENAS XVII Petani-Nelayan Tahun 2026 yang berlangsung sejak Sabtu hingga Minggu (20–21 Juni 2026) di Kabupaten Gorontalo telah sukses dilaksanakan.

Kegiatan ini menjadi wadah dialog langsung antara petani, nelayan, penyuluh, pelaku usaha, akademisi, dan pemerintah dengan para pejabat tinggi negara dalam membahas berbagai strategi mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan.

Selama dua hari pelaksanaan, kegiatan berlangsung dalam tiga sesi yang menghadirkan sejumlah narasumber dari kementerian, lembaga pemerintah, dan BUMN. Para peserta mendapatkan kesempatan untuk mendengarkan pemaparan kebijakan pemerintah sekaligus menyampaikan aspirasi, masukan, serta berbagai tantangan yang dihadapi di lapangan.

Pada sesi pertama yang berlangsung di Aula Gedung Kramat, Lahay, Kantor Bupati Gorontalo, peserta mendapatkan pemaparan mengenai kebijakan pembangunan sumber daya manusia pertanian, kelautan dan perikanan, serta kehutanan dalam mendukung swasembada pangan nasional. Dialog yang berlangsung hangat menghasilkan berbagai rekomendasi terkait peningkatan kapasitas petani dan nelayan, penguatan kelembagaan, serta pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan.

Sesi kedua yang digelar di Aula Gedung RACC Kompleks Universitas Gorontalo menghadirkan pembahasan mengenai integrasi kebijakan pangan nasional dan upaya menghadapi dampak perubahan iklim. Peserta menyoroti pentingnya sinergi lintas sektor serta penguatan sistem informasi dan peringatan dini untuk menjaga keberlanjutan produksi pangan di tengah tantangan cuaca ekstrem.

Sementara itu, pada sesi ketiga, pembahasan difokuskan pada peningkatan produktivitas lahan pertanian, penguatan infrastruktur irigasi, ketersediaan pupuk, serta strategi pengelolaan cadangan pangan pemerintah. Berbagai masukan yang disampaikan peserta menjadi perhatian penting bagi para narasumber dalam rangka memperkuat ketahanan pangan nasional.

Dalam pelaksanaan kegiatan ini, Sekretariat DPRD Provinsi Gorontalo bertindak sebagai penanggung jawab Temu Wicara PENAS XVII Petani-Nelayan Tahun 2026, yang sejak tahap rapat-rapat sebelumnya hingga pelaksanaan kegiatan telah mengoordinasikan seluruh rangkaian acara dengan baik. Sekretariat DPRD Provinsi Gorontalo memastikan seluruh proses perencanaan, persiapan, hingga pelaksanaan berjalan tertib, terarah, dan sesuai agenda yang telah ditetapkan, termasuk dukungan teknis, administrasi, serta fasilitasi kegiatan.

Bahwa Hasil-hasil diskusi yang telah dirumuskan selama kegiatan dapat menjadi referensi dalam penyusunan kebijakan pemerintah yang semakin berpihak kepada kepentingan petani, nelayan, dan masyarakat luas.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan menyukseskan kegiatan ini. Semoga semangat kolaborasi yang terbangun melalui PENAS XVII Gorontalo dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi pembangunan sektor pangan nasional, Ungkap Plh. Sekretaris DPRD”.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, lancar, dan penuh antusiasme. Tingginya partisipasi peserta menunjukkan besarnya harapan masyarakat terhadap kebijakan pemerintah yang berpihak pada kemajuan sektor pertanian, perikanan, dan ketahanan pangan nasional.

Kegiatan ditutup dengan penyampaian rekomendasi hasil diskusi, dilanjutkan dengan penyerahan plakat, serta sesi foto bersama sebagai simbol komitmen bersama untuk terus memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional yang tangguh dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed