Sulyanto Pateda : Kebangkitan Nasional Dimulai dari Generasi Muda Berkualitas

Berita, Profil139 Dilihat
banner 468x60

Humas Deprov — Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Sulyanto Pateda menghadiri Upacara Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 dan Hari Kearsipan ke-55 Tahun 2026 yang dilaksanakan di Lapangan UPTD Museum Purbakala Provinsi Gorontalo, Rabu (20/05/2026).

Upacara tersebut mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara” dan dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan OPD, ASN, pelajar, serta berbagai elemen masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail menyampaikan pidato Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia serta Ketua Lembaga Kearsipan Nasional Republik Indonesia

Dalam pidato tersebut disampaikan bahwa Hari Kebangkitan Nasional menjadi momentum penting untuk mengenang berdirinya organisasi Budi Utomo pada 20 Mei 1908 sebagai tonggak awal lahirnya kesadaran nasional kaum terpelajar pribumi dalam memperjuangkan persatuan bangsa.

Selain menjadi refleksi sejarah perjuangan bangsa, pidato tersebut juga menyoroti tantangan Indonesia di era modern yang kini bergeser dari kedaulatan teritorial menuju kedaulatan informasi dan transformasi digital. Dalam konteks itu, arsip dan dokumentasi sejarah dinilai memiliki peran strategis sebagai fondasi pembangunan bangsa di masa depan.

Tema Harkitnas tahun 2026, “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, disebut merepresentasikan semangat bersama dalam menjaga generasi muda sebagai penerus perjuangan bangsa sekaligus memperkuat persatuan nasional di tengah perkembangan zaman.

Pidato tersebut juga memaparkan berbagai program strategis pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto melalui Astacita, mulai dari program makan bergizi gratis, pemerataan pendidikan melalui pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda, peningkatan kualitas guru, pemberian beasiswa, hingga layanan cek kesehatan gratis bagi masyarakat.

Usai mengikuti upacara, Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Sulyanto Pateda menyampaikan bahwa momentum Hari Kebangkitan Nasional harus menjadi pengingat bagi seluruh elemen bangsa untuk terus menjaga persatuan dan memperkuat kualitas generasi muda.

“Hari Kebangkitan Nasional bukan hanya mengenang sejarah perjuangan bangsa, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan, menjaga tunas-tunas bangsa, dan mempersiapkan generasi muda yang berkualitas demi menjaga kedaulatan negara di masa depan,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan pentingnya menjaga arsip dan dokumentasi sejarah sebagai bagian dari identitas bangsa sekaligus sumber pembelajaran bagi generasi penerus dalam melanjutkan pembangunan daerah maupun nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *