Sejumlah Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Dapil I Kota Gorontalo Tinjau Kerusakan Jembatan Penghubung Pilolodaa–Dulomo Desak Penanganan Segera

Profil38 Dilihat
banner 468x60

Humas Deprov – Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Daerah Pemilihan (Dapil) I Kota Gorontalo melaksanakan kunjungan kerja lapangan dalam rangka Pelaksanaan Reses Sidang Ketiga Tahun 2025–2026 dengan meninjau kondisi jembatan penghubung yang berada di perbatasan Kelurahan Pilolodaa, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo, dan Desa Dulomo, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo. Jumat 03/07/2026.

Kunjungan tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua III DPRD Provinsi Gorontalo, Sulyanto Pateda, bersama sejumlah anggota DPRD Dapil I Kota Gorontalo.

Peninjauan dilakukan sebagai tindak lanjut atas aspirasi masyarakat yang mengeluhkan kondisi jembatan dan bantaran sungai yang mengalami kerusakan cukup parah serta dinilai membahayakan keselamatan warga.

Jembatan yang menjadi akses utama penghubung antara Kota Gorontalo dan Kabupaten Gorontalo tersebut saat ini mengalami kerusakan berat. Permukaan jalan di atas jembatan dipenuhi lubang yang mengganggu aktivitas masyarakat dan meningkatkan risiko kecelakaan bagi pengendara roda dua maupun roda empat yang melintas setiap hari.

Selain meninjau kondisi jembatan, rombongan DPRD juga melihat langsung kondisi aliran sungai di sekitar lokasi. Dari hasil peninjauan diketahui bahwa derasnya arus sungai telah menyebabkan pengikisan tanah di sepanjang bantaran sungai. Akibatnya, badan sungai semakin melebar dan mengancam lahan serta permukiman warga yang berada di sekitar kawasan tersebut.

Anggota DPRD Provinsi Gorontalo dari Fraksi Partai NasDem Indriani Dunda menjelaskan bahwa kondisi tersebut memerlukan perhatian serius dari pemerintah daerah. Menurutnya, apabila tidak segera dilakukan penanganan melalui pembangunan penguatan tebing sungai, abrasi akan terus meluas dan berpotensi menimbulkan kerusakan yang lebih besar, terutama pada saat musim hujan tinggi

Selain persoalan abrasi, anggota DPRD juga menyoroti kondisi penerangan jalan yang masih sangat minim di sekitar jembatan. Kurangnya lampu penerangan jalan umum membuat kawasan tersebut menjadi gelap pada malam hari dan meningkatkan potensi terjadinya kecelakaan maupun gangguan keamanan bagi masyarakat yang melintas.

Melalui kunjungan kerja ini, kami berkomitmen untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat agar mendapat perhatian dari Pemerintah Provinsi Gorontalo maupun pemerintah kabupaten dan kota terkait. Perbaikan jembatan, pembangunan pengaman sungai, peningkatan kualitas jalan, serta pemasangan lampu penerangan jalan umum diharapkan dapat segera direalisasikan demi menjamin keselamatan masyarakat dan menjaga kelancaran mobilitas antarwilayah.

Reses merupakan kesempatan bagi anggota DPRD untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung sekaligus melihat kondisi riil di lapangan. Nantinya kunjungan ini akan menjadi bahan pembahasan dan rekomendasi kepada pemerintah daerah agar penanganan infrastruktur yang menjadi kebutuhan masyarakat dapat diprioritaskan dalam program pembangunan.

Masyarakat setempat berharap pemerintah dapat segera mengambil langkah konkret mengingat jembatan tersebut merupakan akses vital yang setiap hari dimanfaatkan warga untuk menjalankan aktivitas ekonomi, pendidikan, maupun pelayanan publik. Dengan penanganan yang cepat dan tepat, keberadaan jembatan ini diharapkan kembali memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *