Ridwan Monoarfa : Soeharto Layak Dikenang sebagai Pahlawan Pembangunan Bangsa

Berita882 Dilihat
banner 468x60

Ridwan Monoarfa : Soeharto Layak Dikenang sebagai Pahlawan Pembangunan Bangsa

Humas Deprov — Dalam semangat kebangsaan dan dakwah ekonomi Syarikat Islam, Pimpinan Wilayah Syarikat Islam Provinsi Gorontalo, Ridwan Monoarfa, menyampaikan pandangannya mengenai sosok Presiden kedua Republik Indonesia, H. M. Soeharto, sebagai tokoh besar yang telah memberikan kontribusi luar biasa bagi pembangunan bangsa Indonesia.

Menurut Ridwan Monoarfa, selama 32 tahun kepemimpinannya, Soeharto berhasil membawa Indonesia keluar dari masa kekacauan menuju era stabilitas nasional yang kokoh.

“Soeharto membangun jalan, irigasi, sekolah, serta menjadikan Indonesia mencapai swasembada pangan. Dunia pun mengakui keberhasilan itu,” ujar Ridwan.

Ia menegaskan bahwa tak ada pemimpin tanpa kekurangan, namun jasa besar Soeharto bagi kemajuan bangsa tidak bisa dihapus dari catatan sejarah.

“Beliau layak dikenang — bahkan layak disebut Pahlawan Nasional,” tegasnya.

Dalam catatannya, Ridwan Monoarfa menilai ada sejumlah warisan penting dari kepemimpinan Soeharto yang masih berpengaruh dalam perjalanan bangsa hingga saat ini:
1. Daya beli masyarakat (purchasing power) yang kuat, menjadi fondasi berlanjutnya pertumbuhan ekonomi nasional.
2. Institusi birokrasi dan militer yang solid, berperan dalam menjaga keutuhan dan stabilitas Negara Kesatuan Republik Indonesia.
3. Penyebaran Bahasa Indonesia secara luas dan masif hingga pelosok negeri, memperkuat identitas nasional serta memperkokoh persatuan bangsa.

“Warisan tersebut menjadi bagian dari proses panjang terbentuknya Indonesia di era kontemporer. Semangat membangun, disiplin, dan cinta tanah air yang diwariskan Soeharto patut dijadikan inspirasi generasi penerus,” ungkap Ridwan.

Sebagai pimpinan wilayah Syarikat Islam, Ridwan Monoarfa menutup pernyataannya dengan menyerukan pentingnya meneladani nilai-nilai kerja keras dan pengabdian terhadap bangsa sebagaimana yang dicontohkan para tokoh pendiri dan pemimpin besar Indonesia.

“Kita harus mengenang jasa para pemimpin dengan penuh kejujuran dan keadilan sejarah. Dari semangat membangun bangsa, kita lanjutkan perjuangan menuju Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur — dalam ridha Allah SWT,” tutup Ridwan Monoarfa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *