Humas Deprov – Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Daerah Pemilihan (Dapil) VI Kabupaten Boalemo dan Pohuwato, Reses Perdana Aswan Djamaluddin di Desa Wonggahu, Warga Sampaikan Aspirasi Infrastruktur hingga Hilirisasi Peternakan, melaksanakan kegiatan reses hari kedua yang dirangkaikan dengan silaturahmi bersama masyarakat di Desa Wonggahu, Kecamatan Paguyaman, Kabupaten Boalemo, Jumat (3/7/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta berbagai unsur masyarakat lainnya dengan jumlah peserta sekitar 100 orang. Suasana dialog berlangsung hangat, di mana masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai aspirasi yang menjadi kebutuhan mendesak di desa mereka.
Dalam sambutannya, Pemerintah Desa Wonggahu menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bapak Aswan Djamaluddin yang melaksanakan Silaturahmi sekaligus serap aspirasi di Desa Wonggahu, Warga Sampaikan Aspirasi Infrastruktur hingga Hilirisasi Peternakan. Menurut pemerintah desa, kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk menyampaikan langsung berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat kepada wakil rakyat di tingkat provinsi.
Sementara itu, Aswan Djamaluddin menjelaskan bahwa reses kali ini memiliki makna yang istimewa karena merupakan reses pertamanya sejak dilantik sebagai Anggota DPRD Provinsi Gorontalo melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW) pada bulan lalu.
“Reses ini merupakan tanggung jawab saya kepada masyarakat dan konstituen. Melalui momentum ini kita dapat bersilaturahmi sekaligus menyerap berbagai aspirasi masyarakat Desa Wonggahu yang nantinya akan saya perjuangkan sesuai dengan kewenangan yang ada,” ujarnya.
Dalam sesi dialog, Pemerintah Desa Wonggahu mengusulkan pembangunan drainase sepanjang kurang lebih 500 meter di Lingkungan I. Infrastruktur tersebut dinilai sangat mendesak karena setiap musim hujan kawasan tersebut kerap dilanda banjir hingga menggenangi badan jalan dan rumah warga. Selain itu, pemerintah desa juga mengusulkan pemasangan lampu penerangan jalan di ruas jalan poros utama yang selama ini minim penerangan dan sering menjadi lokasi terjadinya kecelakaan pada malam hari.
Tidak hanya itu, masyarakat juga menyampaikan sejumlah aspirasi lainnya, di antaranya bantuan program hilirisasi integrasi peternakan yang direncanakan menjadi kawasan percontohan (demplot) untuk Kabupaten Boalemo, bantuan bagi pelaku UMKM, beasiswa mahasiswa, bantuan bibit pertanian dan pupuk, program Rumah Layak Huni, pengerasan jalan menuju Pasar Wonggahu guna mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, pengerasan jalan di Desa Kuala Lumpur yang sulit dilalui saat musim hujan, hingga permintaan kelanjutan pembangunan jembatan di Dusun Datahu yang menghubungkan Kabupaten Gorontalo dengan Kabupaten Boalemo.
Menanggapi berbagai usulan tersebut, Aswan Djamaluddin mengaku cukup terkejut dengan banyaknya kebutuhan pembangunan yang disampaikan masyarakat. Meski demikian, ia memastikan seluruh aspirasi akan dicatat dan diperjuangkan melalui mekanisme yang berlaku.
“Saya akan menampung seluruh aspirasi yang disampaikan. Selanjutnya akan saya koordinasikan dengan Pemerintah Provinsi Gorontalo maupun Pemerintah Kabupaten untuk melihat mana yang menjadi kewenangan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, maupun pemerintah kabupaten. Yang jelas, ada beberapa usulan yang akan menjadi prioritas karena menyangkut kepentingan masyarakat luas,” tegasnya.
Kegiatan reses ditutup dengan sesi foto bersama antara Aswan Djamaluddin, pemerintah desa, serta seluruh peserta sebagai bentuk kebersamaan dan komitmen dalam mengawal pembangunan yang berpihak kepada masyarakat.













