Humas Deprov – Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Anas Jusuf, menyerap berbagai aspirasi masyarakat saat melaksanakan reses bersama konstituen di Desa Tapadaa, Kecamatan Botumoito, Kabupaten Boalemo, Selasa (7/7/2026).
Dalam dialog bersama warga, persoalan banjir akibat penyempitan aliran sungai menjadi keluhan utama masyarakat. Warga berharap pemerintah segera melakukan normalisasi sungai agar luapan air tidak lagi mengancam permukiman maupun lahan pertanian saat musim hujan.
Selain itu, kaum ibu juga mengusulkan adanya bantuan ternak kambing dan ayam sebagai upaya meningkatkan pendapatan keluarga. Menurut mereka, bantuan ternak dapat menjadi usaha sampingan yang produktif, sementara hasil telur ayam berpotensi dipasarkan untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Masyarakat juga menyampaikan keluhan terkait pelaksanaan program MBG yang dinilai saat ini tidak lagi berjalan sebagaimana mestinya atau mengalami kendala di lapangan.
Menanggapi aspirasi tersebut, Anas Jusuf menjelaskan bahwa bantuan ternak kambing melalui dana pokok-pokok pikiran (Pokir) untuk tahun 2026 belum dapat direalisasikan. Namun, pada tahun sebelumnya telah disalurkan bantuan sebanyak 40 ekor kambing kepada masyarakat.
Terkait usulan normalisasi sungai, Anas meminta pemerintah desa dan masyarakat segera menyusun proposal resmi sebagai dasar pengajuan bantuan kepada instansi terkait. Ia juga menyarankan agar setiap kejadian banjir didokumentasikan dalam bentuk video sebagai bukti pendukung yang dapat memperkuat permohonan penanganan.
“Silakan dibuatkan proposalnya. Kalau terjadi banjir, usahakan ada dokumentasi video agar menjadi bukti pendukung saat kita mengusulkan bantuan normalisasi sungai kepada pemerintah,” ujar Anas.
Ia menegaskan akan terus mengawal setiap aspirasi masyarakat yang disampaikan selama masa reses agar dapat diperjuangkan melalui mekanisme penganggaran dan koordinasi dengan pemerintah daerah maupun instansi teknis.
