Humas Deprov — Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Tomas Mopili mengapresiasi pengabdian Brigjen Pol Sri Bardiyati selama menjabat Kepala BNN Provinsi Gorontalo. Apresiasi itu disampaikan dalam acara pelepasan Sri Bardiyati yang memasuki masa purna bakti di Aula Rumah Dinas Gubernur Gorontalo. Tomas menilai berakhirnya masa tugas Sri bukan sekadar purna tugas, tetapi penutup seluruh rangkaian pengabdian di Gorontalo. “Bukan saja beliau purna tugas, tetapi memang paripurna beliau bertugas di Gorontalo. Beliau tanpa cacat, keberhasilannya meningkat,” ujar Tomas. Ia juga menyebut Sri sebagai perempuan pertama yang dipercaya memimpin BNN tingkat provinsi dengan pangkat Brigadir Jenderal Polisi.

Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menilai sinergi BNN dan Pemerintah Provinsi Gorontalo selama ini menjadi fondasi penting dalam pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika. Ia berharap pergantian kepemimpinan tidak memutus program yang telah dibangun. “Sinergi yang sudah terbentuk harus menjadi modal untuk menghadapi tantangan baru dalam pencegahan dan pemberantasan narkotika di Gorontalo,” kata Gusnar.
Sementara itu, Sri Bardiyati menegaskan pemberantasan narkotika bukan hanya tanggung jawab BNN, melainkan perjuangan bersama yang membutuhkan kolaborasi pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dunia pendidikan, perbankan, dan masyarakat. “Perang melawan narkotika bukanlah perang milik BNN semata. Ini adalah perjuangan kita bersama,” ujarnya. Memasuki masa purna tugas pada usia 58 tahun, Sri menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung tugasnya selama di Gorontalo.
Sri berharap sinergi yang telah dibangun dapat terus dilanjutkan untuk menjaga Gorontalo dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Ia juga mengenang kebersamaan selama bertugas di daerah tersebut. “Ada pertemuan yang meninggalkan persaudaraan, ada kerja sama yang melahirkan kepercayaan, dan ada kebersamaan yang meninggalkan kenangan yang tidak akan pernah selesai ditulis oleh waktu,” tuturnya.














