Peringati Dua Tahun Masa Jabatan, DPRD Provinsi Gorontalo Gelar Syukuran dan Ceramah Agama

Berita132 Dilihat
banner 468x60

Humas Deprov — Dalam rangka memperingati dua tahun masa jabatan DPRD Provinsi Gorontalo periode 2024–2029, jajaran Sekretariat DPRD Provinsi Gorontalo menggelar doa syukuran dan ceramah agama, Selasa (15/9/2026), bertempat di Kantor DPRD Provinsi Gorontalo.

Kegiatan tersebut diikuti pejabat dan fungsional, fungsional umum/pelaksana dan PPPK, tim pakar, tim ahli, serta tenaga outsourcing di lingkungan Sekretariat DPRD Provinsi Gorontalo.

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Idrus M.T. Mopili menyampaikan rasa syukur atas perjalanan amanah yang telah dijalankan selama dua tahun masa jabatan DPRD periode 2024–2029.

Menurutnya, momentum dua tahun masa tugas tidak hanya menjadi perayaan, tetapi juga menjadi ruang untuk melakukan refleksi dan evaluasi terhadap berbagai hal yang telah berhasil dilaksanakan, yang sedang berjalan, maupun yang masih dalam proses.

Ia menilai, jabatan dan amanah yang diberikan kepada setiap orang merupakan ketetapan Allah SWT yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Karena itu, momentum dua tahun masa jabatan hendaknya menjadi pengingat untuk terus memperbaiki kinerja dan memperkuat komitmen dalam meningkatkan pengabdian kepada masyarakat.

“Semua jabatan dan amanah ini adalah takdir yang harus kita jalankan dengan sebaik-baiknya. Harapan kita bersama, apa yang sudah kita lalui selama dua tahun ini bisa menjadi evaluasi agar kinerja ke depan semakin baik,” ujar Ketua DPRD.

Ia juga mengajak seluruh jajaran DPRD untuk terus menjaga soliditas dan kebersamaan, meskipun terdapat perbedaan latar belakang maupun kepentingan politik.

Menurutnya, persaingan politik antarp Partai dan antarfraksi merupakan sesuatu yang wajar dalam momentum Pemilu. Namun, setelah proses politik selesai, seluruh anggota DPRD harus kembali menyatukan komitmen dan bekerja bersama dalam menjalankan amanah masyarakat.

“Perbedaan itu biasa, tetapi kebersamaan harus tetap kita jaga. Mari kita berlomba-lomba dalam kebaikan dan menyelesaikan amanah rakyat ini sampai akhir masa jabatan dengan sebaik-baiknya,” pesannya.

Ia menekankan, seluruh fraksi dan anggota DPRD perlu berlomba-lomba memberikan pelayanan terbaik serta memperjuangkan aspirasi masyarakat. Berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, termasuk persoalan kekeringan dan kebutuhan air akibat musim kemarau di sejumlah wilayah Gorontalo, harus menjadi perhatian bersama.

Semangat fastabiqul khairat, atau berlomba-lomba dalam kebaikan, dinilai penting untuk menjadi landasan dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat. Karena itu, berbagai intrik politik, saling menjatuhkan maupun tindakan yang dapat merusak kebersamaan di internal lembaga diharapkan dapat dihindari.

Sementara itu, Sekretaris DPRD Provinsi Gorontalo menyampaikan bahwa Sekretariat DPRD memiliki posisi strategis sebagai unsur pendukung dan fasilitator bagi pimpinan serta anggota DPRD dalam menjalankan tugas dan fungsi kelembagaan.

Menurutnya, Sekretariat DPRD berkomitmen memberikan pelayanan dan fasilitasi secara optimal agar anggota DPRD dapat menjalankan tiga fungsi utama, yakni fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran.

Dukungan tersebut tidak hanya diberikan dalam pelaksanaan tugas di lingkungan kantor DPRD, tetapi juga melalui pendampingan berbagai kegiatan kedewanan di lapangan, termasuk saat anggota DPRD melaksanakan reses untuk menyerap aspirasi masyarakat.

“Sekretariat DPRD hadir untuk memberikan dukungan dan fasilitasi agar seluruh tugas dan fungsi DPRD dapat berjalan dengan baik, baik dalam pelaksanaan fungsi legislasi, pengawasan maupun penganggaran,” ujarnya.

Ia menegaskan, jajaran Sekretariat DPRD akan terus memberikan dukungan kepada anggota dewan selama menjalankan masa jabatan lima tahun periode 2024–2029. Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu DPRD dalam merealisasikan aspirasi dan janji-janji politik kepada masyarakat sesuai dengan kewenangan dan ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, dalam ceramah agamanya, Husni Idrus mengingatkan bahwa jabatan bukan sekadar posisi atau kedudukan, tetapi merupakan bagian dari amanah kekhalifahan yang kelak akan dimintai pertanggungjawaban oleh Allah SWT.

Ia menjelaskan bahwa manusia diciptakan sebagai khalifah di muka bumi dengan tugas memakmurkan dunia. Karena itu, amanah yang diterima bukanlah sesuatu yang sepenuhnya menjadi milik pribadi, melainkan titipan Allah SWT yang harus dikelola dengan sebaik-baiknya.

“Jabatan itu adalah amanah kekhalifahan. Kita ini khalifatullah fil ardh, diciptakan oleh Allah untuk memakmurkan dunia. Sebagai amanah, bukan sebagai pemilik, tetapi sebagai titipan yang Allah berikan untuk kita kelola,” ujar Husni.

Ia mengingatkan agar seseorang tidak merasa bahwa jabatan yang diperoleh semata-mata merupakan hasil kemampuan dan kerja keras dirinya sendiri. Sebab, di balik setiap amanah terdapat kehendak Allah SWT serta peran dan dukungan dari banyak pihak.

Husni kemudian mengutip hadis Nabi Muhammad SAW yang menegaskan bahwa setiap manusia adalah pemimpin dan setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawaban atas apa yang dipimpinnya.

Pesan tersebut menjadi pengingat bagi seluruh jajaran DPRD dan Sekretariat DPRD agar setiap tugas yang diberikan dapat dilaksanakan secara amanah, profesional, dan bertanggung jawab, baik dalam menjalankan fungsi kelembagaan maupun dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Melalui kegiatan doa syukuran dan ceramah agama ini, DPRD Provinsi Gorontalo diharapkan semakin memperkuat soliditas antara unsur pimpinan, anggota DPRD, dan Sekretariat DPRD, meningkatkan kualitas pengabdian, serta mampu menyelesaikan seluruh amanah masyarakat hingga akhir masa jabatan periode 2024–2029 dengan penuh tanggung jawab.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *