Humas Deprov – Pimpinan dan anggota Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo melakukan kunjungan kerja ke Desa Timuato, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, Minggu (27/9/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memantau secara langsung dampak kemarau panjang, khususnya terhadap ketersediaan air bersih bagi masyarakat.

Kunjungan dipimpin Ketua Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo, Fadli Poha, bersama anggota Komisi I, yakni Umar Karim, Yeyen Sidiki, Femmy M. Udoki, Ekwan Ahmad, dan Ramdan Liputo.
Rombongan diterima Sekretaris Desa Timuato, Siti Nurlaila Tolinggi, S.Kom., bersama para kepala dusun. Dalam pertemuan tersebut, pemerintah desa menyampaikan kondisi warga yang mulai merasakan dampak kemarau yang telah berlangsung selama kurang lebih lima bulan.
Siti menjelaskan, Desa Timuato saat ini memiliki sebanyak 782 kepala keluarga (KK). Dari jumlah tersebut, warga yang mengalami dampak langsung terhadap ketersediaan air bersih berada di Dusun III Padengo, yang dihuni sekitar 150 KK.
“Dan Alhamdulillah dapat bantuan dari PMI dengan suplai air tiga kali dalam seminggu,” ujar Siti.
Meski demikian, pemerintah desa tetap mengkhawatirkan kondisi tersebut apabila kemarau berlangsung lebih lama. Menurut Siti, kekeringan berpotensi meluas hingga ke Dusun IV apabila ketersediaan sumber air terus menurun.
Menanggapi kondisi tersebut, Ketua Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo, Fadli Poha, meminta masyarakat terdampak untuk memanfaatkan bantuan air bersih yang saat ini disalurkan secara efektif.
Fadli juga menyampaikan bahwa berdasarkan prediksi cuaca BMKG, hujan diperkirakan mulai turun pada awal hingga pertengahan November.
“Sesuai prediksi BMKG, turun hujan di awal bulan November atau bisa jadi pertengahan November. Olehnya kami mengimbau warga terdampak untuk memanfaatkan bantuan air bersih dari PMI secara efektif,” kata Fadli.
Ia menambahkan, apabila distribusi air bersih dari PMI belum mencukupi kebutuhan masyarakat, pemerintah desa dapat mengajukan permohonan bantuan tambahan kepada Pemerintah Kabupaten Gorontalo melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
“Kalau suplai air dari PMI dirasa masih kurang, pemerintah desa dapat menyurat kepada Pemerintah Kabupaten, dalam hal ini BPBD, untuk meminta suplai air bersih tambahan,” jelasnya.
Kunjungan kerja tersebut menjadi bagian dari upaya Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo untuk melihat langsung kondisi masyarakat di tengah kemarau panjang sekaligus memastikan kebutuhan dasar warga, khususnya air bersih, tetap mendapatkan perhatian pemerintah.
Di akhir pertemuan, Sekretaris Desa Timuato menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pimpinan dan anggota Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo atas perhatian serta kunjungan langsung ke wilayah yang terdampak kekeringan.














