Kunjungan Komisi II, Peternakan Ilomangga Dinilai Siap Kembangkan Sistem Terintegrasi

Berita, Komisi II DPRD1094 Dilihat
banner 468x60

Humas Deprov – Kunjungan kerja Pimpinan dan Anggota Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo ke peternakan sapi terintegrasi di Desa Ilomangga, Kecamatan Tabongo, Kamis (26/2/2026), menjadi momentum penting dalam meninjau kesiapan lokasi yang direkomendasikan sebagai tuan rumah Pekan Nasional Petani Nelayan (PENAS) tahun 2026.

Dalam kunjungan tersebut, Anggota Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo, Hamzah Idrus, menyampaikan apresiasi terhadap sistem peternakan yang telah menerapkan pengelolaan limbah secara terintegrasi. Menurutnya, inovasi pengolahan kotoran sapi menjadi biogas dan kompos merupakan langkah maju yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga memberikan nilai ekonomi tambahan bagi peternak.

“Peternakan ini sudah menunjukkan konsep yang baik karena limbah kotoran sapi tidak terbuang percuma, melainkan diolah menjadi biogas dan kompos yang bermanfaat. Ini bisa menjadi contoh peternakan terintegrasi di Provinsi Gorontalo,” ujar Hamzah Idrus.

Ia juga menilai bahwa lokasi tersebut memiliki potensi besar untuk dijadikan sebagai model atau pilot project pengembangan peternakan modern, khususnya dalam mendukung sektor pertanian dan peternakan berkelanjutan di daerah.

Namun, Hamzah Idrus menyoroti kendala utama yang masih dihadapi, yakni kondisi infrastruktur jalan menuju lokasi peternakan yang belum memadai. Akses sepanjang kurang lebih 1,7 kilometer masih berupa jalan becek dan belum dilakukan pengerasan, sehingga menyulitkan mobilitas kendaraan, terutama jika lokasi ini akan digunakan sebagai tempat kegiatan nasional.

“Kami melihat akses jalan menuju lokasi masih perlu perhatian serius. Jika ingin dijadikan lokasi PENAS 2026, maka perbaikan infrastruktur jalan menjadi hal yang sangat mendesak agar memenuhi standar kelayakan,” tegasnya.

Ia berharap pemerintah kabupaten dan provinsi dapat bersinergi dalam mendukung perbaikan infrastruktur serta pengembangan peternakan terintegrasi di Desa Ilomangga. Dengan dukungan tersebut, lokasi ini diharapkan tidak hanya layak menjadi tuan rumah PENAS 2026, tetapi juga menjadi pusat percontohan pengelolaan peternakan berkelanjutan di Gorontalo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *