Humas Deprov — Pimpinan dan Anggota Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo melaksanakan kunjungan kerja ke PT. Trans Continent Gorontalo pada Sabtu (2/5/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Anggota Komisi III, Hais Ayuwa, menyampaikan beberapa hal penting terkait operasional perusahaan dan dampaknya terhadap daerah.
Ia mengungkapkan bahwa sekitar 90 persen tenaga kerja di PT. Trans Continent merupakan masyarakat lokal Gorontalo. Hal ini dinilai sebagai kontribusi positif dalam membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat setempat.

Namun demikian, Hais Ayuwa juga menyoroti penggunaan kendaraan operasional perusahaan yang masih menggunakan pelat nomor luar daerah (pelat B). Ia mendorong agar kendaraan tersebut dapat dialihkan menjadi kendaraan berpelat lokal (DM), sehingga dapat memberikan tambahan Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Provinsi Gorontalo.
“Penggunaan kendaraan berpelat luar daerah ini berdampak pada potensi PAD yang belum optimal, sementara kendaraan-kendaraan besar tersebut turut berkontribusi terhadap kerusakan jalan di Gorontalo, namun pajaknya dibayarkan di daerah lain,” ujarnya.
Selain itu, dijelaskan bahwa PT. Trans Continent saat ini hanya berstatus sebagai perusahaan kontraktor yang bekerja sama dengan Pani Gold Project.
PT. Trans Continent sendiri telah beroperasi kurang lebih selama 20 tahun dan memiliki 23 cabang di seluruh Indonesia, dengan Gorontalo sebagai cabang ke-22.
Kedepan, perusahaan tersebut tidak hanya bergerak di bidang transportasi, tetapi juga berencana mengembangkan usaha di sektor peternakan, khususnya penggemukan sapi, serta produksi kelapa (coconut).
Kunjungan kerja ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pihak perusahaan, serta mendorong kontribusi yang lebih besar terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Gorontalo.














