Komisi I Gelar Rapat Bersama Timsel KPID : Tegaskan Transparansi dan Finalisasi 14 Nama Peserta

Berita, Komisi I DPRD1079 Dilihat
banner 468x60

Humas Deprov – Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo menggelar rapat bersama Tim Seleksi (Timsel) Calon Anggota KPID Provinsi Gorontalo bertempat di Ruang Komisi I. Rapat tersebut dipimpin oleh Ketua Komisi I dan dihadiri anggota Komisi I, Timsel KPID, serta Sekretariat DPRD.

Pertemuan ini digelar untuk mendengarkan laporan perkembangan tahapan seleksi, sekaligus memastikan proses berjalan secara transparan dan akuntabel.

Ketua Timsel, Moh. Reza memaparkan perkembangan terbaru tahapan seleksi KPID. Ia menegaskan bahwa Timsel tetap berpegang pada keputusan pleno dan mekanisme seleksi yang telah ditetapkan.

Beberapa poin utama dari penyampaiannya antara lain :
Timsel sepakat mengirimkan 14 nama peserta kepada Komisi I sesuai hasil penyaringan resmi.
Tahap wawancara akan dilaksanakan secara live agar dapat disaksikan publik sebagai wujud keterbukaan informasi.
Timsel meminta dukungan Komisi I untuk memfasilitasi publikasi dan mekanisme teknis pelaksanaan wawancara.

Dua tahapan seleksi telah selesai :
Tes CAT pada 21 November, hasilnya dapat dilihat secara live.
Psikotes yang dilaksanakan pada 23 November, dan hasilnya akan keluar dalam satu minggu.
Pengumuman hasil psikotes rencananya akan diumumkan pada 1 Desember 2025.

Terkait isu banyaknya komunikasi publik maupun pihak tertentu kepada DPRD, Reza menyampaikan bahwa hal itu merupakan hal biasa dalam dinamika seleksi.
“Silakan berkomunikasi, itu tidak kami batasi. Namun aturan main seleksi sudah jelas. Kalau hasil psikotes menyatakan tidak direkomendasikan maka Timsel tidak bisa memaksakan,” tegasnya.

Ia juga menegaskan bahwa semua warga negara berhak mendaftar, termasuk keluarga anggota DPRD sepanjang memenuhi syarat administratif.

“Selama memenuhi syarat, tidak ada alasan menggugurkan. Semua peserta menjalani prosedur yang sama,” ujarnya.

Ketua Komisi I menyampaikan bahwa pihaknya menerima laporan dan siap menerima berkas 14 peserta hasil pleno Timsel. Ia menegaskan bahwa Komisi I menjunjung asas keterbukaan dalam setiap proses seleksi publik.

Selain itu, Komisi I meminta detail tambahan terkait kebutuhan anggaran dalam pelaksanaan wawancara live agar dapat difasilitasi dengan baik.
Anggota Komisi I, Fikram Salilama menyampaikan apresiasi kepada Timsel atas pelaksanaan seleksi yang dinilai berjalan baik. Ia menegaskan pentingnya menjaga integritas dan tidak adanya intervensi, termasuk terhadap peserta tertentu.

“Tidak boleh ada unsur kerjasama atau intervensi. Semua harus mengikuti mekanisme yang telah ditetapkan,” tegasnya.

Anggota Komisi I, Femmy Udoki memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Timsel yang dinilai profesional dan transparan.

“Tahapan administrasi, CAT, hingga psikotes dilakukan tepat waktu dan terbuka. Semua bisa disaksikan secara live, sehingga publik dapat menilai sendiri,” ujarnya.

Ia berharap transparansi ini menghindarkan adanya protes publik dan mampu menghasilkan calon anggota KPID yang berkualitas.

“Kami mempercayakan sepenuhnya uji kompetensi kepada Timsel. Setelah ini masih ada uji publik sebelum fit and proper test di Komisi I,” tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *