Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Hadiri MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Boalemo, Dukung Penguatan Pendidikan dan Pengentasan Kemiskinan

Berita30 Dilihat
banner 468x60

Humas Deprov – Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Idrus M.T. Mopili, menghadiri kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Boalemo, Jumat (31/7/2026), di Desa Bongo III, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Boalemo.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Gorontalo Hj. Idah Syahidah Rusli Habibie, Bupati Boalemo Rum Pagau, Kepala Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Makassar Kementerian Sosial RI Wiwit Widiansyah, unsur Forkopimda, kepala OPD, para orang tua, serta ratusan peserta didik baru.

Pelaksanaan MPLS menjadi momentum awal bagi para siswa untuk mengenal lingkungan belajar di Sekolah Rakyat Terintegrasi, sekaligus menegaskan komitmen pemerintah dalam menghadirkan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berpihak kepada masyarakat kurang mampu.

Dalam sambutannya, Kepala BBPPKS Makassar, Wiwit Widiansyah, menyampaikan bahwa Program Sekolah Rakyat merupakan gagasan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto sebagai salah satu strategi pengentasan kemiskinan melalui pendidikan yang berkeadilan. Ia menegaskan, Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Boalemo merupakan satu-satunya Sekolah Rakyat di Provinsi Gorontalo dari total 172 Sekolah Rakyat yang telah dibangun di Indonesia.

Menurutnya, sekolah yang berdiri di atas lahan sekitar 10,2 hektare tersebut memiliki potensi untuk meningkatkan kapasitas dari 1.000 menjadi 2.000 siswa melalui dukungan Kementerian Sosial dan pemerintah daerah. Ia juga mengajak seluruh elemen pemerintah, masyarakat, serta aparat penegak hukum untuk terus mengawal keberlangsungan program tersebut agar mampu melahirkan generasi yang unggul sekaligus memutus rantai kemiskinan.

Sementara itu, Bupati Boalemo Rum Pagau menyampaikan rasa syukur atas hadirnya Sekolah Rakyat yang menjadi sejarah baru bagi Kabupaten Boalemo. Menurutnya, sekolah yang dibangun di atas kawasan milik Pemerintah Kabupaten Boalemo seluas 120 hektare itu menjadi bukti nyata perhatian pemerintah pusat terhadap peningkatan akses pendidikan bagi keluarga kurang mampu.

Rum Pagau juga mengungkapkan bahwa selain pembangunan Sekolah Rakyat, pemerintah pusat turut memberikan berbagai dukungan pembangunan di Kabupaten Boalemo, mulai dari revitalisasi 197 sekolah, pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan, hingga rencana pembangunan sekolah nasional terintegrasi beserta fasilitas pendukung lainnya. Seluruh kebutuhan siswa di Sekolah Rakyat, mulai dari pendidikan, asrama, makan, hingga pembinaan karakter, diberikan secara gratis oleh negara.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Gorontalo Hj. Idah Syahidah Rusli Habibie mengapresiasi hadirnya Sekolah Rakyat sebagai program strategis yang menyasar keluarga kategori desil 1 dan desil 2. Ia menjelaskan, sekolah tersebut dibangun dengan dukungan anggaran sekitar Rp227 miliar sebagai bagian dari upaya mencerdaskan anak bangsa sekaligus mengentaskan kemiskinan.

Wakil Gubernur juga mengajak para orang tua untuk memberikan kepercayaan penuh kepada pemerintah dalam mendidik putra-putri mereka di lingkungan asrama. Menurutnya, seluruh fasilitas pendidikan telah disediakan secara gratis dengan sistem pembelajaran yang tidak hanya menitikberatkan pada akademik, tetapi juga pembentukan karakter, kedisiplinan, serta pengembangan potensi peserta didik.

Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Idrus M.T. Mopili menyampaikan apresiasi atas hadirnya Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Boalemo sebagai wujud nyata sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu. Menurutnya, DPRD Provinsi Gorontalo akan terus mendukung berbagai kebijakan yang berpihak pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pendidikan.

Melalui kegiatan MPLS ini diharapkan para peserta didik mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah, menumbuhkan semangat belajar, membangun karakter yang kuat, serta menjadi generasi penerus yang mampu mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *