HAIS AYUWA SERAP ASPIRASI WARGA LUPOYO, TENGGELA, LAWONU DAN DESA BOMBAY

Berita, Reses172 Dilihat
banner 468x60

Humas Deprov – Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Daerah Pemilihan (Dapil) III Kabupaten Gorontalo A, Hais Ayuwa, melaksanakan kegiatan Reses Masa Persidangan Pertama Tahun 2026–2027 di Desa Lupoyo, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo, Selasa (3/11/2026).

Kegiatan reses tersebut menghadirkan masyarakat dari Desa Lupoyo, Desa Tenggela, Desa Lawonu, dan Desa Bombay untuk menyampaikan berbagai aspirasi, keluhan, serta kebutuhan masyarakat yang diharapkan dapat diperjuangkan melalui program pembangunan daerah.

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah warga menyampaikan persoalan terkait penyaluran bantuan sosial, layanan kesehatan, infrastruktur lingkungan, pendidikan, hingga dukungan terhadap kegiatan keagamaan.

Salah satu aspirasi disampaikan Min dali, warga Desa Bulota, yang meminta perhatian terhadap persoalan pembuangan limbah rumah tangga. Menurutnya, kompleks tempat tinggal mereka belum memiliki jalur atau fasilitas pembuangan limbah yang memadai sehingga membutuhkan solusi melalui pembangunan saluran pembuangan.

Selain itu, masyarakat juga mengeluhkan penyaluran bantuan sosial yang dinilai masih terbatas pada masyarakat desil 1 hingga desil 4. Warga berharap masyarakat yang berada pada desil 5 dan 6, tetapi masih mengalami kesulitan ekonomi, tetap mendapatkan perhatian dan kesempatan memperoleh bantuan sesuai kondisi riil.

Persoalan kepesertaan BPJS Kesehatan turut menjadi perhatian. Warga berharap kepesertaan BPJS bagi masyarakat kurang mampu tidak mudah dinonaktifkan, serta adanya kemudahan akses pelayanan kesehatan ketika masyarakat membutuhkan penanganan medis secara mendadak.

Masyarakat juga meminta agar pendataan penerima bantuan sosial dilakukan secara lebih objektif, termasuk mempertimbangkan kondisi kendaraan yang dimiliki warga. Kendaraan yang digunakan sebagai sarana mencari nafkah diharapkan tidak serta-merta menjadi alasan untuk mengeluarkan seseorang dari daftar penerima bantuan tanpa melihat kondisi ekonominya secara menyeluruh.

Di bidang pendidikan, warga menyampaikan keluhan terkait Program Indonesia Pintar (PIP) di SDN 4 Telaga Biru yang disebut telah sekitar dua tahun tidak menerima bantuan. Aspirasi tersebut diharapkan dapat ditindaklanjuti agar siswa yang memenuhi kriteria kembali memperoleh bantuan pendidikan.

Tidak hanya itu, masyarakat juga menyampaikan permohonan bantuan untuk majelis taklim. Warga berharap adanya dukungan pemerintah daerah melalui aspirasi anggota DPRD guna menunjang kegiatan keagamaan, pembinaan umat, serta memperkuat aktivitas majelis taklim di lingkungan masyarakat.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Hais Ayuwa menyampaikan bahwa kegiatan reses merupakan kesempatan penting bagi anggota DPRD untuk mendengar langsung persoalan masyarakat sekaligus mengetahui kebutuhan nyata di lapangan.

Ia menegaskan, berbagai aspirasi yang disampaikan masyarakat akan menjadi bahan perjuangan dan pembahasan sesuai kewenangan DPRD, serta diupayakan untuk ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait.

Menurutnya, aspirasi masyarakat merupakan bagian penting dalam penyusunan program pembangunan agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar menyentuh kebutuhan warga.

Melalui kegiatan reses ini, Hais Ayuwa berharap komunikasi antara wakil rakyat dan masyarakat terus terjalin dengan baik, sehingga berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat dapat memperoleh perhatian dan solusi secara bertahap.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *