Dedy Hamzah Tinjau Progres Pembangunan Koperasi Merah Putih di Desa Kenari

Berita, Reses114 Dilihat
banner 468x60

Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Dedy Hamzah, melaksanakan kegiatan reses dengan meninjau langsung progres pembangunan Gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Kenari, Kecamatan Lemito, Kabupaten Pohuwato, Jumat (3/7/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan perkembangan pembangunan berjalan sesuai rencana sekaligus menyerap aspirasi dari pemerintah desa dan pihak pelaksana terkait kondisi pekerjaan di lapangan.

Dalam peninjauan itu, Dedy Hamzah melihat secara langsung progres pembangunan gedung yang saat ini telah mencapai sekitar 60 persen. Ia juga berdiskusi dengan pemerintah desa dan pelaksana proyek mengenai tahapan pekerjaan yang masih harus diselesaikan agar pembangunan dapat segera rampung.

Menurut Dedy Hamzah, pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih harus menjadi instrumen penguatan ekonomi masyarakat yang berlandaskan demokrasi ekonomi, semangat gotong royong, dan kemandirian desa.

“Keberadaan Koperasi Merah Putih harus benar-benar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Untuk itu, pengelolaannya harus dibangun di atas tata kelola yang profesional, didukung akses permodalan yang mudah, serta mampu menyerap hasil pertanian masyarakat dengan harga yang adil,” ujarnya.

Ia menegaskan, ketiga aspek tersebut menjadi fondasi penting agar koperasi tidak hanya berdiri sebagai sebuah bangunan, tetapi benar-benar berfungsi sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat desa.

Dedy juga berharap pembangunan gedung Koperasi Merah Putih di Desa Kenari dapat segera diselesaikan sehingga dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat. Menurutnya, kehadiran koperasi ini diharapkan menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan nilai tambah hasil produksi masyarakat.

“Pembangunannya terus dikebut agar bisa segera difungsikan. Dengan begitu, manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat, baik dalam mendukung ketahanan pangan maupun memperkuat perekonomian desa,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *