Bantuan Sapi hingga Lapak Kue Mengemuka dalam Reses Hais Ayuwa

Berita, Reses123 Dilihat
banner 468x60

Humas Deprov – Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Daerah Pemilihan (Dapil) III Gorontalo A, Hais Ayuwa, melaksanakan kegiatan reses masa persidangan di Desa Lupoyo, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, Kamis 5 Februari 2026.

Kegiatan ini dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi, khususnya di sektor ekonomi kerakyatan, peternakan, dan pertanian.

Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan kebutuhan bantuan lapak kue dan bantuan uang tunai guna mendukung usaha kecil masyarakat, khususnya pelaku UMKM rumahan. Selain itu, masyarakat juga mengusulkan bantuan sapi ternak bagi kelompok peternak agar dapat meningkatkan pendapatan dan ketahanan ekonomi keluarga.

Persoalan pengelolaan stok pakan ternak turut menjadi sorotan. Warga menilai pakan yang tersedia saat ini belum dikelola secara optimal. Oleh karena itu, masyarakat mengusulkan adanya bantuan alat chopper (pencacah) dan mixer pakan ternak, agar pakan dapat diolah dan dicampur dengan bahan makanan lain, mengingat sapi bantuan memiliki karakteristik pakan tertentu.

“Kelompok penerima bantuan sapi sebelumnya sangat terbantu jika dilengkapi dengan alat chopper dan mixer pakan, sehingga pakan yang ada bisa dimanfaatkan secara maksimal,” ungkap salah satu perwakilan warga.

Selain ternak sapi, masyarakat juga mengusulkan bantuan pakan ayam ternak untuk menunjang usaha peternakan skala kecil. Di sektor pertanian, warga menyampaikan keluhan terkait saluran irigasi yang kurang terpelihara, banyak ditumbuhi rumput dan mengalami sumbatan sehingga mengganggu aliran air ke lahan pertanian.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Hais Ayuwa, menyampaikan komitmennya untuk menindaklanjuti seluruh masukan masyarakat. Ia menegaskan bahwa bantuan ternak, khususnya sapi, diharapkan berkesinambungan dan dibarengi dengan dukungan sarana pendukung seperti pakan dan alat pengolahannya.

“Aspirasi yang disampaikan masyarakat Desa Lupoyo akan kami perjuangkan sesuai kewenangan dan mekanisme yang ada. Bantuan ternak dan pertanian harus berkelanjutan agar benar-benar berdampak pada kesejahteraan masyarakat,” ujar Hais Ayuwa.

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan reses merupakan momentum penting bagi wakil rakyat untuk menyerap langsung kebutuhan masyarakat sebagai bahan perjuangan dalam pembahasan program dan anggaran di tingkat provinsi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *