Warga Tihu Sampaikan Aspirasi Bencana dan Bantuan, Hamzah Idrus Siap Mengawal

Berita, Reses892 Dilihat

Humas Deprov – Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Daerah Pemilihan (Dapil) II, Hamzah Idrus, melaksanakan kegiatan reses masa persidangan di Desa Tihu, Kecamatan Bonepantai, Kabupaten Bone Bolango, pada Kamis, 5 Februari 2026. Kegiatan tersebut dihadiri ayahanda Desa Tihu Harun Tahiji, tokoh masyarakat Desa Tihu, perwakilan masyarakat Desa Tamboo, serta Babinsa Tihu.

Dalam pertemuan tersebut, masyarakat menyampaikan berbagai aspirasi yang berkaitan dengan kebutuhan dasar, penanganan bencana, hingga pengembangan ekonomi wilayah pesisir.

Perwakilan masyarakat Tihu menyampaikan sejumlah pertanyaan, di antaranya terkait tindak lanjut hasil reses dengan Sekretaris Daerah, pelaksanaan pelatihan kerja melalui BLK, bantuan perahu fiber dari Pemerintah Provinsi, pemerataan bantuan pertanian agar juga menyasar Desa Tihu, serta usulan pembangunan pabrik tomat.

Menanggapi hal tersebut, Hamzah Idrus menjelaskan bahwa pada pelaksanaan reses kali ini pihaknya memang memfokuskan perhatian pada wilayah pesisir Bone Bolango. Terkait pelatihan kerja, ia menyampaikan bahwa BLK telah tersedia dan akan kembali dikoordinasikan agar masyarakat dapat segera memanfaatkannya. Sementara untuk bantuan bibit pertanian dan perahu fiber, Hamzah memastikan akan melakukan koordinasi lanjutan dengan dinas terkait guna memastikan jatah bagi wilayah Bone Bolango, khususnya Bonepantai.

Sementara itu, Sartono Husain menyampaikan aspirasi terkait penanganan bencana di wilayah Bilungala dan sekitarnya. Ia menjelaskan bahwa dari empat rumah terdampak, dua telah ditangani oleh Pemerintah Kabupaten Bone Bolango, sementara dua lainnya masih menjadi tanggung jawab provinsi. Selain itu, ia juga menyoroti proposal normalisasi sungai yang telah diajukan ke Balai Sungai namun belum terealisasi.

Menanggapi hal tersebut, Hamzah Idrus menyampaikan bahwa bantuan rumah bagi korban bencana saat ini masih terkendala kebijakan efisiensi anggaran, namun pihaknya akan kembali mengecek langsung ke Kepala Dinas PUPR Provinsi. Ia juga menegaskan bahwa aspirasi normalisasi sungai akan kembali disampaikan dan dikawal ke PUPR Provinsi maupun Balai Sungai.

Aspirasi lainnya disampaikan oleh Andri Agus Ismail, yang mempertanyakan upaya Pemerintah Provinsi dalam menghadirkan smelter di Bone Bolango serta meminta bantuan pintu MCK masjid dan lampu penerangan. Hamzah Idrus menjelaskan bahwa pembangunan smelter harus masuk dalam dokumen RPJMD agar dapat direalisasikan. Sedangkan untuk bantuan fasilitas masjid, ia meminta agar dokumentasi dikirimkan dan akan diupayakan melalui dana yayasan.

Dalam kesempatan yang sama, masyarakat juga menyoroti belum optimalnya fungsi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tongo, kebutuhan MCK dan tempat wudhu Masjid Jami, serta permintaan mobil pemadam kebakaran untuk wilayah pesisir Bonepantai, sebagaimana disampaikan oleh Didin, perwakilan masyarakat Desa Tamboo.

Menanggapi hal tersebut, Hamzah Idrus menegaskan bahwa bantuan pintu MCK dan lampu masjid akan diupayakan melalui yayasan. Ia juga menekankan pentingnya mendorong realisasi jalan tembus Bone pesisir–Suwawa sebagai akses strategis untuk menunjang mobilitas dan pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir.

“Seluruh aspirasi ini menjadi catatan penting bagi kami di DPRD Provinsi. Insyaallah akan kami perjuangkan dan kawal sesuai kewenangan serta mekanisme yang ada,” tegas Hamzah Idrus di hadapan masyarakat.

Kegiatan reses ini menjadi wadah dialog langsung antara wakil rakyat dan masyarakat, sekaligus memperkuat komitmen DPRD Provinsi Gorontalo dalam memperjuangkan pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah pesisir Bonepantai.