Ratusan warga memadati Reses Limonu Hippy

Berita44 Dilihat

Humas Deprov – Hari keenam masa Reses Persidangan Ketiga Tahun Sidang 2025–2026, Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Daerah Pemilihan (Dapil) VI Kabupaten Boalemo-Pohuwato, Limonu Hippy, menggelar reses perseorangan di Desa Panca Karsa I, Kecamatan Taluditi, Kabupaten Pohuwato, guna menyerap berbagai aspirasi masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di antaranya Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura, Dinas PUPR Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta Dinas Tenaga Kerja, ESDM, dan Transmigrasi. Turut hadir Camat Taluditi, Kepala Desa Panca Karsa I, serta tokoh masyarakat dan warga setempat.

Dalam sambutannya, Limonu Hippy menjelaskan bahwa pelaksanaan reses merupakan bagian dari tugas konstitusional anggota DPRD untuk menyerap aspirasi masyarakat yang nantinya akan diperjuangkan dalam pembahasan program pembangunan dan penganggaran pemerintah daerah.

Pada kesempatan tersebut, ia memberikan perhatian khusus terhadap pengembangan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang dinilai menjadi salah satu pilar penting dalam menggerakkan perekonomian masyarakat.

Menurutnya, pemerintah terus membuka peluang bantuan bagi pelaku UMKM, namun setiap bantuan yang diterima harus dimanfaatkan secara bertanggung jawab sesuai tujuan program agar mampu meningkatkan produktivitas usaha dan kesejahteraan keluarga.

“Kami akan terus memperjuangkan bantuan bagi pelaku UMKM. Bagi masyarakat yang memiliki usaha dan memenuhi persyaratan, silakan mengusulkan melalui mekanisme yang telah ditetapkan agar dapat diproses sesuai ketentuan,” ujar Limonu Hippy.

Ia menjelaskan, besaran bantuan disesuaikan dengan jenis usaha yang dijalankan. Untuk kelompok usaha produktif, seperti industri pengolahan tahu dan usaha sejenis yang telah memiliki legalitas UMKM, bantuan yang dapat diberikan berkisar antara Rp25 juta hingga Rp40 juta. Sementara pelaku usaha mikro, seperti penjual nasi kuning, warung makan, dan usaha kecil lainnya, juga berpeluang memperoleh bantuan sesuai ketentuan program yang berlaku.

Tak hanya sektor UMKM, Limonu Hippy juga membuka ruang bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengusulkan program di bidang seni, budaya, maupun kegiatan produktif lainnya. Menurutnya, setiap usulan akan disesuaikan dengan program pemerintah daerah maupun kementerian terkait sehingga memiliki peluang untuk direalisasikan.

Di akhir penyampaiannya, ia mengajak masyarakat untuk terus membangun komunikasi dengan pemerintah desa, OPD terkait, dan anggota DPRD agar setiap aspirasi dapat diperjuangkan melalui mekanisme perencanaan pembangunan yang tepat.

Dalam sesi dialog, masyarakat Desa Panca Karsa I menyampaikan sejumlah aspirasi yang menjadi kebutuhan prioritas, di antaranya bantuan bibit jagung berkualitas, bibit kelapa dalam, bibit kakao, dan bibit kelapa sawit. Warga juga mengusulkan penanggulangan banjir melalui pembangunan drainase dan perbaikan saluran irigasi, peningkatan jalan akses pertanian, bantuan di bidang pendidikan, pembangunan masjid, serta dukungan bagi pengembangan Industri Kecil Menengah (IKM) dan UMKM.

Seluruh aspirasi tersebut akan menjadi bahan perjuangan Limonu Hippy dalam pembahasan program pembangunan daerah sesuai kewenangan Pemerintah Provinsi Gorontalo dan instansi terkait.