Kondisi Memprihatinkan, Asrama MAN Cendekia Jadi Perhatian Syamsir Djafar Kiayi

Berita, Reses1168 Dilihat

Humas Deprov — Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Daerah Pemilihan (Dapil) II Kabupaten Bone Bolango, Syamsir Djafar Kiayi, meninjau langsung kondisi asrama siswa MAN Insan Cendekia Gorontalo pada Senin (9/2/2026). Dari hasil peninjauan lapangan, Syamsir menilai bangunan asrama tersebut sudah tidak layak huni dan perlu direnovasi secara menyeluruh.

Peninjauan ini merupakan bagian dari rangkaian agenda reses Masa Persidangan Kedua Tahun 2025–2026. Dalam kunjungan tersebut, Syamsir melihat langsung kondisi fisik asrama bantuan Pemerintah Provinsi Gorontalo yang diperuntukkan bagi siswa putra dan putri MAN Insan Cendekia.

Dalam kegiatan tersebut, Syamsir Djafar Kiayi didampingi Kepala MAN Insan Cendekia Gorontalo, Jasmaniar, serta Kepala Tata Usaha (KTU). Turut hadir pula Kepala Kurikulum dan Kesiswaan, Sekretaris Komite Sekolah, serta sejumlah pejabat di lingkungan MAN Insan Cendekia Gorontalo.

Kepala MAN Insan Cendekia Gorontalo, Dr. Jasmaniar, menjelaskan bahwa asrama tersebut merupakan bantuan Pemerintah Provinsi Gorontalo sekitar tahun 2003 dan diserahkan langsung oleh Gubernur Gorontalo saat itu, Fadel Muhammad. Bangunan asrama terdiri dari dua gedung permanen terpisah untuk siswa putra dan putri, masing-masing memiliki 15 kamar, dan merupakan aset milik Pemerintah Provinsi Gorontalo.

Ia juga menambahkan bahwa sejak tahun 2025, MAN Insan Cendekia Gorontalo terpilih sebagai Sekolah Garuda Transformasi, bersama 11 SMA/MA terbaik di Indonesia. Predikat tersebut menuntut dukungan sarana dan prasarana yang memadai, termasuk keberadaan asrama yang layak bagi peserta didik.

Sementara itu, Sekretaris Komite Sekolah menyampaikan apresiasi atas kunjungan Anggota DPRD Provinsi Gorontalo tersebut. Namun, ia juga mengungkapkan bahwa hingga saat ini asrama tidak lagi difungsikan karena mengalami kerusakan berat dan sudah tidak layak ditempati oleh siswa.

“Bangunan asrama dalam kondisi rusak parah. Plafon banyak yang bocor, atap seng rusak, bufet, konsen, serta lemari sebagian besar sudah dimakan rayap. Bahkan saat ini satu kamar hanya bisa dihuni empat siswa,” jelasnya.

Melalui momentum reses tersebut, pihak komite sekolah menitipkan aspirasi agar asrama MAN Insan Cendekia Gorontalo dapat direhabilitasi total, mengingat keberadaan asrama sangat penting untuk mendukung proses pendidikan, khususnya bagi siswa berprestasi dari berbagai daerah.

Menanggapi hal itu, Syamsir Djafar Kiayi menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas kondisi bangunan asrama tersebut. Legislator dari Partai Gerindra ini berkomitmen untuk membawa aspirasi tersebut ke tingkat pimpinan DPRD Provinsi Gorontalo.

“Saya sangat prihatin dengan kondisi asrama ini. Aspirasi ini akan saya bawa ke pimpinan DPRD untuk dibahas di paripurna. Setelah itu, akan ada ruang untuk dibicarakan bersama Tim Banggar Provinsi,” ujarnya.

Ia juga menegaskan akan berkoordinasi dengan seluruh Anggota DPRD Provinsi Gorontalo dari Dapil II Kabupaten Bone Bolango agar bersama-sama memperjuangkan rehabilitasi asrama tersebut.

“Insya Allah, aspirasi ini akan saya perjuangkan. Mudah-mudahan dalam waktu tidak terlalu lama bisa mendapat respons dari Pemerintah Provinsi, karena ini sangat mendesak dan sejalan dengan program peningkatan sumber daya manusia di bidang pendidikan,” pungkasnya.