Humas Deprov – Pimpinan dan Anggota Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo melaksanakan monitoring dan evaluasi progres perkembangan serta pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih (KMP) di Kelurahan Tilihuwa, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, Selasa (22/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Lurah Tilihuwa tersebut menjadi bagian dari upaya Komisi II untuk memastikan kesiapan pembangunan Gerai KMP, khususnya terkait ketersediaan lahan, aspek teknis, serta koordinasi dengan pihak-pihak terkait.
Dalam pembicaraan bersama Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo dan Lurah Tilihuwa, salah satu kendala utama yang dibahas adalah persoalan ketersediaan lahan yang memenuhi persyaratan teknis sekaligus memiliki akses yang memadai.
Wakil Ketua Komisi II, Meyke Camaru menjelaskan, terdapat sejumlah alternatif lahan dengan harga relatif terjangkau. Namun, beberapa lokasi belum memenuhi aspek kelayakan karena akses jalan dan posisi lahan yang kurang mendukung.
Selain itu, turut dibahas mengenai aset daerah yang sebelumnya merupakan aset bawaan sebelum pemekaran provinsi dan saat ini tercatat pada Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo. Penggunaan aset tersebut masih memerlukan mekanisme sesuai ketentuan, termasuk kemungkinan melalui skema pinjam pakai atau sewa.
Dalam dialog tersebut, Lurah Tilihuwa menyampaikan bahwa pengurus Koperasi Merah Putih tetap menunjukkan antusiasme untuk menjalankan program tersebut. Kendala yang masih menjadi perhatian terutama berkaitan dengan kepastian lahan dan waktu realisasi dukungan anggaran.
Wakil Ketua Komisi II juga menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak terkait mengenai alternatif lokasi. Data dan peta lahan yang tersedia akan menjadi bahan untuk ditindaklanjuti bersama pihak yang menangani pembangunan Gerai KMP.
“Yang paling penting sekarang adalah bagaimana lahan yang memenuhi persyaratan bisa segera dipastikan. Kalau lahannya sudah siap dan persoalan administrasinya selesai, maka pembangunan bisa segera ditindaklanjuti,” ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut juga disepakati perlunya koordinasi lanjutan dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan untuk memastikan lokasi serta memperjelas tahapan pelaksanaan program.
Komisi II berharap persoalan lahan yang menjadi kendala di Kelurahan Tilihuwa dapat segera mendapatkan solusi, sehingga pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih dapat direalisasikan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
