Idrus MT Mopili Pimpin KAKNPI Gorontalo, Alumni KNPI Didorong Perkuat Kontribusi Pembangunan

Berita20 Dilihat
banner 468x60

Humas Deprov — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Korps Alumni Komite Nasional Pemuda Indonesia (KAKNPI) Provinsi Gorontalo masa bakti 2026–2029 resmi dilantik, Minggu (20/9/2026), bertempat di Gedung Pertemuan Rumah Dinas Gubernur Gorontalo.

Pelantikan tersebut turut dirangkaikan dengan silaturahmi keluarga besar alumni KNPI. Kegiatan dihadiri jajaran pengurus DPP KAKNPI, Pemerintah Provinsi Gorontalo, Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, pimpinan OPD, serta sejumlah tokoh dan alumni KNPI.

Dalam kepengurusan DPD KAKNPI Provinsi Gorontalo, Idrus M. Thomas Mopili dipercaya sebagai Ketua, sementara Moh. Abd. Ghaliebi I. Lahijun sebagai Sekretaris.

Dalam sambutannya, Ketua DPD KAKNPI Provinsi Gorontalo, Idrus MT Mopili, menegaskan bahwa momentum pelantikan bukan sekadar seremoni organisasi, tetapi menjadi ruang untuk kembali menyatukan para alumni KNPI yang kini memiliki latar belakang profesi, daerah dan pilihan politik yang beragam.

Menurutnya, keberagaman tersebut tidak seharusnya menjadi penghalang untuk membangun kebersamaan. Para alumni KNPI diharapkan dapat kembali memperkuat jejaring dan semangat pengabdian sebagaimana ketika masih aktif dalam organisasi kepemudaan.

Ia juga menyampaikan pentingnya memberikan ruang yang lebih besar kepada alumni KNPI untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah, termasuk melalui sektor ekonomi dan dunia usaha.

“Korps Alumni KNPI harus mampu menjadi wadah untuk menyatukan kembali para alumni dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Gorontalo,” demikian salah satu pokok yang disampaikan dalam sambutannya.

Ia juga menyatakan kesiapan jajaran alumni KNPI untuk bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam mengawal berbagai program pembangunan. Selain itu, pengalaman yang dimiliki para alumni diharapkan dapat ditularkan kepada generasi muda sebagai bagian dari proses regenerasi dan mentoring.

Sementara itu, Ketua Umum Korps Alumni KNPI Dr. H. M. Azis Syamsuddin dalam arahannya menekankan pentingnya perubahan orientasi organisasi agar tidak semata-mata bergerak dalam ruang politik, tetapi juga mampu membangun kemandirian ekonomi.

Korps Alumni KNPI didorong untuk mengembangkan jaringan bisnis, membangun kerja sama serta menciptakan kegiatan usaha yang dapat menghasilkan pendapatan sekaligus membuka lapangan pekerjaan.

Menurutnya, potensi organisasi dan jaringan alumni dapat dimanfaatkan untuk mempertemukan pelaku UMKM lokal dengan investor maupun dunia usaha melalui kolaborasi dan business matching.

Ia juga menekankan pentingnya profesionalisme, transparansi dan akuntabilitas dalam menjalankan kegiatan ekonomi. Alumni KNPI diharapkan tidak terus bergantung pada proposal maupun bantuan, tetapi mampu membangun usaha yang mandiri dan berkelanjutan.

Dalam konteks Gorontalo, potensi ekonomi daerah dinilai cukup besar dan membutuhkan dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, dunia usaha dan organisasi kemasyarakatan.

Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada Ketua dan jajaran DPD KAKNPI Provinsi Gorontalo yang baru dilantik. Ia berharap KAKNPI dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong pembangunan daerah.

Gubernur juga mengungkapkan bahwa dirinya memiliki kedekatan historis dengan KNPI karena pernah aktif sebagai pengurus sekaligus Wakil Ketua KNPI Sulawesi Utara periode 1983–1985. Ia bahkan menyampaikan keinginannya untuk menjadi bagian dari keluarga besar alumni KNPI.

Dalam pemaparannya, Gubernur menyebut kemampuan fiskal Provinsi Gorontalo masih terbatas, sekitar Rp1,2 triliun. Namun demikian, kondisi tersebut tidak menghalangi pertumbuhan ekonomi Gorontalo yang menurut paparannya tetap berada di atas rata-rata nasional.

Pertumbuhan ekonomi Gorontalo pada 2025 disebut mencapai 6,7 persen. Kemudian pada 2026, pertumbuhan ekonomi tercatat 7,68 persen pada triwulan I dan 6,62 persen pada triwulan II.

Capaian tersebut, menurut Gubernur, tidak hanya ditentukan oleh kemampuan APBD, tetapi juga oleh aktivitas sektor swasta, investasi serta kolaborasi berbagai pihak dalam menggerakkan perekonomian daerah.

Dalam kesempatan tersebut juga dibahas potensi sektor pertambangan yang menjadi salah satu bagian dari aktivitas ekonomi Gorontalo.

Disebutkan terdapat dua proyek pertambangan berskala besar, yakni sektor barat di Kabupaten Pohuwato yang telah beroperasi dan sektor timur yang masih dalam tahap pembangunan infrastruktur menuju operasional.

Selain itu, terdapat sekitar 20 blok Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) di Gorontalo yang disebut tengah diarahkan untuk mendapatkan penetapan dan perizinan sesuai ketentuan pemerintah.

Dalam pembahasan mengenai pertambangan rakyat, salah satu persyaratan yang disampaikan adalah pembentukan koperasi sebagai wadah masyarakat dalam mengajukan Izin Pertambangan Rakyat (IPR).

Pembahasan tersebut sekaligus menegaskan pentingnya pengelolaan potensi sumber daya daerah secara profesional, transparan dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Pelantikan DPD KAKNPI Provinsi Gorontalo akhirnya menjadi momentum konsolidasi bagi para alumni KNPI untuk kembali memperkuat silaturahmi sekaligus menyatukan potensi yang dimiliki.

Dengan pengalaman para alumni yang tersebar di berbagai bidang, KAKNPI diharapkan dapat mengambil peran dalam mendorong pembangunan, pengembangan dunia usaha, peningkatan lapangan kerja serta pembinaan generasi muda.

Kepengurusan DPD KAKNPI Provinsi Gorontalo masa bakti 2026–2029 di bawah kepemimpinan Idrus M. Thomas Mopili, diharapkan mampu menerjemahkan semangat tersebut melalui program-program yang produktif, kolaboratif dan memberikan manfaat bagi masyarakat Gorontalo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *