ESPIN TULIE HADIRI HIGH LEVEL MEETING TPID SE-GORONTALO JELANG IDULADHA 2026

Berita22 Dilihat

Humas Deprov – Ketua Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo, Espin Tulie, menghadiri kegiatan High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi, Kota dan Kabupaten se-Gorontalo dengan tema “Sinergi Menjaga Stabilitas Inflasi Menjelang HBKN Iduladha 2026”, yang dilaksanakan di Ballroom Kantor Perwakilan Bank Indonesia, Senin (25/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi forum koordinasi strategis antara pemerintah daerah, instansi vertikal, serta stakeholder terkait dalam rangka memastikan stabilitas harga, ketersediaan bahan pokok, dan kelancaran distribusi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Iduladha Tahun 2026.
Dalam pertemuan itu, seluruh pihak terkait memaparkan kesiapan daerah menghadapi peningkatan kebutuhan masyarakat menjelang Iduladha, termasuk kondisi stok pangan, distribusi logistik, hingga ketersediaan bahan bakar minyak (BBM).

Espin Tulie menyampaikan apresiasi terhadap koordinasi yang dilaksanakan bersama Bank Indonesia dan seluruh pihak terkait dalam menjaga stabilitas inflasi daerah.

“Alhamdulillah, tadi dalam kegiatan penataan dan koordinasi yang dilaksanakan bersama Bank Indonesia, seluruh pihak terkait hadir dan memberikan laporan kesiapan menghadapi HAKD. Hadir dalam kegiatan tersebut unsur pemerintah kabupaten/kota di Provinsi Gorontalo, Badan Pusat Statistik, kementerian terkait, Bank Indonesia, PT Pertamina Patra Niaga, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, serta Perum Bulog,” ujar Espin Tulie.

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil pemaparan dalam rapat tersebut, kondisi stok kebutuhan pokok di Provinsi Gorontalo masih dalam keadaan aman dan terkendali.
“Dari hasil pemaparan yang disampaikan, stok kebutuhan pokok masih dalam kondisi aman. Untuk persediaan beras di Bulog saat ini tersedia kurang lebih 3.500 ton. Sementara itu, stok BBM, khususnya solar, diperkirakan masih mencukupi hingga sekitar 10 hari ke depan. Adapun untuk jenis BBM lainnya, terdapat cadangan dengan ketahanan berbeda-beda, yakni ada yang mencapai 100 hari, 15 hari, maupun 10 hari,” jelasnya.

Meski demikian, Espin menegaskan bahwa seluruh pihak tetap harus waspada terhadap potensi hambatan distribusi yang dapat memengaruhi stabilitas ekonomi daerah.

“Namun demikian, hal ini tetap perlu menjadi perhatian bersama. Walaupun disampaikan terdapat kendala atau pergesekan dalam pasokan minyak, kondisi di lapangan masih relatif terkendali. Karena itu, perlu dicari titik permasalahan yang menyebabkan rantai pasok mengalami hambatan. Jangan sampai kondisi tersebut berdampak terhadap laju inflasi maupun stabilitas pertumbuhan ekonomi daerah,” tegasnya.

Ia juga berharap hasil pembahasan dan rekomendasi yang dihasilkan dalam High Level Meeting TPID tersebut dapat benar-benar diimplementasikan secara maksimal oleh seluruh pihak terkait.

“Kami berharap hasil pembahasan dan rekomendasi yang dihasilkan dalam pertemuan ini dapat benar-benar dijalankan secara maksimal, bukan sekadar menjadi catatan administratif semata. Seluruh pihak harus bersama-sama menjaga stabilitas pasokan, pengendalian inflasi, serta pertumbuhan ekonomi agar tetap terjaga dengan baik,” pungkas Espin Tulie.

Melalui kegiatan High Level Meeting TPID tersebut diharapkan tercipta langkah-langkah konkret dan efektif dalam menjaga kestabilan harga, memperkuat ketahanan pangan daerah serta menciptakan kondisi ekonomi yang kondusif di Provinsi Gorontalo menjelang perayaan Iduladha 2026.

Pewarta: Ivan