Belum Tersedia Lahan, Pembangunan Gerai KMP di Toto Selatan Belum Berjalan Optimal

Berita60 Dilihat
banner 468x60

Humas Deprov — Anggota Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo, Paris RA Jusuf, bersama Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Sulyanto Pateda, melaksanakan kunjungan kerja ke Desa Toto Selatan, Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango dalam rangka monitoring dan evaluasi progres Program Pengembangan dan Pembangunan Gerai KMP, Rabu 10 Juni 2026.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan pelaksanaan program sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi di lapangan. Dari hasil monitoring, diketahui bahwa progres pembangunan Gerai KMP belum dapat berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.

Salah satu kendala utama yang dihadapi adalah belum tersedianya lahan yang akan digunakan sebagai lokasi pembangunan. Selain itu, masih terdapat persoalan terkait kepastian legalitas dan penetapan lokasi lahan sehingga pembangunan gedung koperasi belum dapat direalisasikan.

Kondisi tersebut menjadi perhatian serius karena anggaran desa telah mengalami penyesuaian dan sebagian telah dialokasikan untuk mendukung pembangunan KMP. Namun, karena lahan belum tersedia, pelaksanaan pembangunan fisik belum dapat dimulai.

Selain berdampak pada pembangunan infrastruktur, belum tersedianya lahan juga berpengaruh terhadap perkembangan kelembagaan koperasi. Hingga saat ini jumlah anggota koperasi masih relatif terbatas, yakni sekitar 20 orang.

Anggota Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo, Paris RA Jusuf, menyampaikan bahwa persoalan lahan harus segera diselesaikan agar program yang telah direncanakan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kami berharap pemerintah desa bersama pihak terkait dapat segera menemukan solusi terhadap persoalan lahan yang ada. Kepastian lokasi pembangunan menjadi faktor penting agar program Gerai KMP dapat segera direalisasikan. Dengan tersedianya lahan dan dimulainya pembangunan, diharapkan minat masyarakat untuk bergabung sebagai anggota koperasi juga semakin meningkat,” ujar Paris RA Jusuf.

Ia menambahkan bahwa DPRD Provinsi Gorontalo akan terus melakukan pengawasan dan mendorong koordinasi antara pemerintah desa, pemerintah daerah, serta pihak terkait lainnya agar hambatan yang ada dapat segera diatasi.

Melalui kunjungan kerja tersebut, diharapkan seluruh pihak dapat memperkuat sinergi dan komitmen dalam mendukung pengembangan koperasi sebagai salah satu instrumen peningkatan ekonomi masyarakat di Desa Toto Selatan dan wilayah sekitarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *