HumasDeprov – Persoalan harga pupuk dan bibit, penataan batas lahan perkebunan, hingga perbaikan infrastruktur pertanian menjadi sejumlah aspirasi yang disampaikan masyarakat Desa Bohulo, Kecamatan Biau, Kabupaten Gorontalo Utara.
Aspirasi tersebut disampaikan warga saat mengikuti kegiatan reses hari ketiga Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Ance Robot, pada Rabu (4/11/2026).
Dalam pertemuan itu, Kepala Desa Bohulo mengawali kegiatan dengan menyampaikan ucapan selamat datang kepada Ance Robot. Ia juga mengajak masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai kebutuhan dan persoalan yang dihadapi desa.
Salah satu warga Dusun Padengo, Umar, meminta Ance Robot melalui lembaga DPRD agar turut mengawasi harga bibit dan pupuk. Menurut dia, pengawasan diperlukan agar harga kebutuhan pertanian tersebut tetap terkendali dan tidak melampaui harga normal.
Selain persoalan sarana produksi pertanian, Umar juga menyampaikan perlunya penyelesaian tata batas lahan serta peninjauan kembali aturan mengenai tingkat kemiringan lahan perkebunan. Ia turut meminta normalisasi Sungai Bohulo untuk mengantisipasi potensi banjir yang dapat mengancam permukiman dan aktivitas masyarakat.
Aspirasi lainnya disampaikan Amran yang meminta perhatian terhadap kondisi saluran irigasi persawahan. Ia menjelaskan, lokasi tersebut sebelumnya telah disurvei oleh dinas terkait dan pihak Balai Sungai. Namun, hingga kini masyarakat belum mendapatkan kepastian mengenai kelanjutan pekerjaan perbaikan irigasi tersebut.
Menanggapi berbagai masukan itu, Ance Robot menyampaikan bahwa seluruh aspirasi masyarakat pada prinsipnya akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku. Meski demikian, realisasi setiap usulan tetap harus mempertimbangkan ketentuan regulasi serta ketersediaan anggaran pemerintah.
Ance berharap berbagai persoalan yang disampaikan masyarakat Desa Bohulo dapat menjadi bahan perjuangan dan pembahasan di tingkat DPRD Provinsi Gorontalo.








