PIAD Provinsi Gorontalo Hadiri Bimtek Anti Korupsi KPK RI, Dorong Perempuan Jadi Garda Integritas

Berita16 Dilihat
banner 468x60

Humas Deprov — Ketua PIAD DPRD Provinsi Gorontalo yang diwakili Bendahara PIAD, Erna Fikram Salilama Musa, menghadiri kegiatan bimbingan teknis anti korupsi dalam rangka peningkatan peran serta masyarakat pada upaya pemberantasan tindak pidana korupsi yang dilaksanakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia melalui Direktorat Pembinaan Peran Serta Masyarakat.

Kegiatan bertajuk “Perempuan dalam Membangun Nilai-Nilai Integritas Melawan Korupsi” tersebut dilaksanakan pada Kamis (21/5/2026) di Kantor Gubernur Gorontalo, tepatnya di Ruang Dulohupa Lantai III.

Kegiatan ini menjadi bagian dari program Perempuan Indonesia Berintegritas Tahun 2026 yang bertujuan memperkuat keterlibatan perempuan dalam membangun budaya antikorupsi, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Erna Fikram Salilama Musa menyampaikan bahwa korupsi masih menjadi salah satu persoalan serius dalam tata kelola pemerintahan dan pembangunan bangsa, sehingga membutuhkan keterlibatan semua pihak, termasuk perempuan, untuk mencegahnya sejak dari lingkungan terkecil.

Menurutnya, perempuan berintegritas bukan sekadar perempuan yang tidak melakukan korupsi, tetapi juga perempuan yang mampu menanamkan nilai kejujuran, tanggung jawab, dan kepedulian sosial di lingkungan keluarga.

“Gorontalo membutuhkan perempuan-perempuan yang bukan hanya cerdas dan aktif, tetapi juga jujur, amanah, berani, dan peduli.
Karena dari perempuan yang berintegritas akan lahir keluarga yang berintegritas,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pendidikan antikorupsi dapat dimulai dari rumah, salah satunya dengan membiasakan anak untuk berkata jujur meskipun melakukan kesalahan, membangun keterbukaan informasi dalam keluarga, serta membiasakan budaya kritik yang baik dan membangun.

“Ketika anak diajarkan jujur sejak dini, keluarga membangun keterbukaan, dan komunikasi berjalan baik, maka nilai-nilai integritas akan tumbuh secara alami,” tambahnya.

Erna menegaskan bahwa keluarga memiliki peran penting sebagai fondasi utama dalam membentuk karakter masyarakat yang berintegritas.

“Dari perempuan berintegritas kita membangun keluarga berintegritas, dan dari keluarga berintegritas pula kita membangun masyarakat yang berintegritas,” pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan peran perempuan semakin diperkuat sebagai agen perubahan dalam membangun budaya antikorupsi, sehingga nilai integritas dapat tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Gorontalo.

Pewarta: ICK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *