Warga Bonedaa Sampaikan Aspirasi Pertanian dan Infrastruktur Saat Reses H. Faisal Hulukati

Berita, Reses802 Dilihat
banner 468x60

Humas Deprov – Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, H. Faisal Hulukati melaksanakan Reses Masa Persidangan Kedua Tahun 2025–2026 di Desa Bonedaa, Kecamatan Suwawa Selatan, Kabupaten Bone Bolango, pada Senin, 9 Februari 2026.

Kegiatan reses tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Bonedaa, Amrun Mamentek, tokoh masyarakat, serta masyarakat umum dari empat dusun yang ada di Desa Bonedaa. Reses ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus sarana penyerapan aspirasi masyarakat secara langsung.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Bonedaa menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada H. Faisal Hulukati yang telah memilih Desa Bonedaa sebagai lokasi pelaksanaan reses tahun ini. Ia berharap kegiatan reses dapat mempererat hubungan antara masyarakat dengan wakil rakyat yang telah mereka pilih di DPRD Provinsi Gorontalo.

Kepala Desa menjelaskan bahwa mayoritas masyarakat Desa Bonedaa berprofesi sebagai petani kebun, khususnya petani jagung, serta sebagian lainnya sebagai penambang. Luas lahan perkebunan jagung milik masyarakat mencapai kurang lebih 40 hektare yang tersebar di empat dusun. Namun demikian, masyarakat menghadapi sejumlah kendala utama, terutama kesulitan mendapatkan bibit jagung saat musim tanam serta terbatasnya ketersediaan pupuk, yang sangat memengaruhi produktivitas pertanian.

Selain sektor pertanian, Kepala Desa juga menyampaikan aspirasi terkait minimnya penerangan jalan, di mana pada malam hari empat dusun di Desa Bonedaa masih berada dalam kondisi gelap. Oleh karena itu, masyarakat berharap adanya bantuan lampu penerangan jalan dari pemerintah provinsi melalui DPRD Provinsi Gorontalo.

Tak hanya itu, masyarakat juga menyampaikan kebutuhan tambahan berupa lampu masjid Desa Bonedaa, AC atau kipas angin untuk masjid, serta peningkatan jalan tani. Kepala Desa menyampaikan bahwa jalan tani sebelumnya telah diperjuangkan dan masuk dalam skala prioritas, namun akibat adanya efisiensi anggaran, program tersebut sementara terhapus, meskipun masih tetap tercatat dalam Pokok Pikiran (Pokir) untuk tahun berjalan.

Aspirasi lain yang turut disampaikan adalah peningkatan jalan penghubung Desa Bonedaa dengan Desa Tulabolo sepanjang kurang lebih 5 kilometer yang diharapkan dapat dilakukan pengaspalan.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, H. Faisal Hulukati menyampaikan bahwa seluruh masukan dari pemerintah desa dan masyarakat merupakan aspirasi yang sangat menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Ia menegaskan bahwa seluruh aspirasi telah dicatat dan akan dikawal dalam pembahasan anggaran di DPRD Provinsi Gorontalo.

“In syaa Allah, semua aspirasi ini akan saya kawal. Kami di DPRD Provinsi Gorontalo, khususnya dari Dapil II Bone Bolango yang berjumlah enam orang, akan membicarakan dan memperjuangkan aspirasi ini bersama-sama,” ujar H. Faisal.

Namun demikian, ia juga menjelaskan bahwa saat ini pemerintah provinsi menghadapi keterbatasan anggaran akibat adanya efisiensi anggaran dari pemerintah pusat, yang berdampak langsung pada berbagai program ekonomi dan pembangunan masyarakat.

Menutup sambutannya, H. Faisal Hulukati menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Desa Bonedaa dan seluruh masyarakat atas sambutan dan kepercayaan yang diberikan. Ia menegaskan bahwa kegiatan reses ini bukan hanya ajang menyerap aspirasi, tetapi juga sebagai media silaturahmi antara wakil rakyat dan masyarakat.

“Terima kasih atas penerimaan yang baik. Reses ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi saya dengan bapak dan ibu semua,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *