Humas Deprov – Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Espin Tulie, melaksanakan kegiatan reses masa persidangan pertama Tahun 2025–2026 dengan menggelar tatap muka bersama masyarakat Kelurahan Polohungo, Kecamatan Limboto, pada Senin (27/10/25).
Dalam pertemuan tersebut, masyarakat menyampaikan berbagai aspirasi yang menjadi kebutuhan mendesak di wilayah mereka, terutama pada sektor infrastruktur, pertanian, air bersih, serta layanan pendidikan dan komunikasi.

Beberapa poin aspirasi yang disampaikan warga antara lain:
1. Perbaikan jalan sepanjang kurang lebih 4 kilometer di Kelurahan Polohungo.
2. Pembangunan jembatan di wilayah kelurahan tersebut.
3. Pengadaan air bersih untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
4. Bantuan bibit jagung berkualitas dan pengadaan pupuk bagi petani.
5. Penambahan kuota air PDAM agar dapat menjangkau lebih banyak rumah tangga.
6. Perbaikan saluran air dan plat deker yang sudah rusak.
7. Pembangunan bronjong untuk mengantisipasi erosi dan banjir.
8. Pembangunan tower Telkomsel, karena jaringan internet di daerah itu masih lemah, padahal beberapa sekolah telah menerima bantuan Smart TV dari program Presiden yang belum dapat dimanfaatkan akibat keterbatasan jaringan.
9. Pengadaan fasilitas sekolah PAUD, termasuk alat bermain anak.
10. Bantuan alat olahraga berupa net untuk remaja.
11. Dukungan terhadap Program Rukun Duka sebagai bentuk kepedulian sosial masyarakat.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Espin Tulie menyampaikan bahwa dirinya akan memperjuangkan seluruh usulan masyarakat agar bisa mendapat perhatian dari pemerintah provinsi. Ia menegaskan, semua kebutuhan yang disampaikan warga merupakan hal-hal yang sangat realistis dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan.
“Saya sangat berterima kasih kepada masyarakat Polohungo yang sudah menyampaikan aspirasinya dengan terbuka. Apa yang disampaikan hari ini menjadi catatan penting bagi kami di DPRD untuk diperjuangkan di tingkat provinsi,” ujar Espin Tulie.
Lebih lanjut, Espin menekankan bahwa kebutuhan dasar seperti jalan, air bersih, jaringan komunikasi, serta fasilitas pendidikan dan pertanian merupakan prioritas yang harus segera ditangani secara bertahap.
“Semua aspirasi ini sejalan dengan semangat pembangunan daerah yang berpihak pada rakyat. Kita akan kawal agar pemerintah daerah bisa memberi perhatian khusus pada sektor-sektor yang langsung bersentuhan dengan kehidupan masyarakat,” tambahnya.

Kegiatan reses berlangsung penuh keakraban, diwarnai dengan dialog terbuka antara wakil rakyat dan masyarakat. Espin berharap, komunikasi yang terjalin baik seperti ini dapat terus dijaga agar pembangunan di daerah benar-benar sesuai dengan kebutuhan warga.









