Warga Desa Pohuwato Curhat ke H. Mikson Yapanto: Tanggul Jebol, Elpiji Langka, BBM Nelayan Mahal

Berita42 Dilihat

Humas Deprov – Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, H. Mikson Yapanto, S.T., melaksanakan kegiatan reses Masa Persidangan Ketiga Tahun Sidang 2025–2026 di Desa Pohuwato, Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato, pada Selasa, 7 Juli 2026.

Kegiatan reses ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan persoalan yang dihadapi di lingkungan mereka. Dalam dialog bersama warga, sejumlah isu strategis mengemuka dan diharapkan dapat menjadi perhatian pemerintah daerah.

Salah satu aspirasi yang disampaikan masyarakat adalah terkait program bantuan Kampung Nelayan yang dinilai harus tepat sasaran. Warga berharap bantuan tersebut benar-benar diberikan kepada masyarakat yang masih aktif berprofesi sebagai nelayan sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara optimal.

Selain itu, masyarakat juga mengusulkan perbaikan tanggul yang jebol sebagai langkah antisipasi banjir yang kerap mengancam permukiman warga saat curah hujan tinggi. Mereka berharap pemerintah segera melakukan penanganan agar kerusakan tidak semakin meluas.

Aspirasi lainnya menyangkut kebutuhan pembangunan dan penataan Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang dinilai sudah mendesak untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Di sektor kebutuhan pokok, warga mengeluhkan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram yang sering terjadi di wilayah mereka. Kondisi tersebut menyebabkan masyarakat kesulitan memperoleh gas bersubsidi untuk kebutuhan sehari-hari.

Tidak hanya itu, para nelayan juga menyampaikan kesulitan memperoleh bahan bakar minyak (BBM) untuk kapal nelayan. Kalaupun tersedia, harga yang harus dibayar relatif tinggi sehingga menambah beban biaya operasional melaut.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, H. Mikson Yapanto menegaskan bahwa seluruh masukan masyarakat akan menjadi bahan perjuangan di DPRD Provinsi Gorontalo. Ia berkomitmen mengawal setiap aspirasi agar dapat ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan pemerintah daerah maupun instansi terkait demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kabupaten Pohuwato.

Kegiatan reses berlangsung dalam suasana dialogis dan penuh kekeluargaan, dengan harapan berbagai persoalan yang disampaikan masyarakat dapat memperoleh solusi melalui kebijakan dan program pembangunan yang tepat sasaran.