Humas Deprov – Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Dedi Hamzah, melaksanakan kegiatan reses dengan melakukan dialog langsung di SMA Negeri 1 Wonosari, Kabupaten Boalemo, Senin (9/2/2026).
Kunjungan tersebut bertujuan untuk menyerap aspirasi, menghimpun masukan, serta mendengar langsung kebutuhan dan permasalahan yang dihadapi pihak sekolah. Aspirasi yang dihimpun ini nantinya akan diperjuangkan dalam program pembangunan di tingkat Provinsi Gorontalo.
Rombongan Dedi Hamzah diterima langsung oleh Kepala Sekolah Sri Darsi Agustina Muslim, M.Pd, bersama staf dewan guru serta para siswa. Saat ini, SMA Negeri 1 Wonosari memiliki total 426 siswa yang aktif mengikuti kegiatan belajar mengajar.
Dalam dialog tersebut, pihak sekolah menyampaikan sejumlah permasalahan krusial, di antaranya kebutuhan pengadaan meubelair karena banyak meja dan kursi siswa yang sudah rusak berat. Kondisi ini membuat siswa tidak dapat belajar secara maksimal. Selama ini, perbaikan kursi hanya dilakukan seadanya melalui swadaya orang tua siswa yang sebagian besar memiliki keterbatasan ekonomi.
Selain itu, sekolah juga membutuhkan rehabilitasi 5 ruang kelas dan 3 ruang kantor yang kembali mengalami kerusakan, terutama pada bagian plafon yang sudah bolong. Keterbatasan ruang belajar juga menjadi persoalan serius, karena sekolah masih kekurangan 3 ruang kelas, sehingga ruang perpustakaan dan ruangan lain terpaksa digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.
Permasalahan lainnya meliputi kondisi ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS) yang tidak layak pakai, belum tersedianya MBG, serta kebutuhan fasilitas penunjang seperti asrama guru dan pagar sekolah.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Dedi Hamzah menyampaikan bahwa seluruh masukan akan ditindaklanjuti dengan melakukan kajian mendalam terkait kewenangan Pemerintah Provinsi Gorontalo. Hasil kajian tersebut nantinya akan dibahas bersama OPD terkait, khususnya Dinas Pendidikan Provinsi Gorontalo.
“Semua kebutuhan ini akan kita kaji sesuai kewenangan provinsi, kemudian akan kita bawa dalam rapat bersama OPD terkait agar bisa dicarikan solusi yang tepat,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Dedi Hamzah juga memberikan pesan dan motivasi kepada para siswa. Ia berharap ke depan akan lahir putra-putri Wonosari yang sukses, berguna bagi daerah, bahkan menjadi tenaga profesional seperti dokter, sehingga masyarakat tidak selalu harus berobat ke Kota Gorontalo.
“Caranya adalah belajar dengan gigih dan keras, meskipun di tengah keterbatasan dan kesulitan yang ada,” pesan Dedi Hamzah kepada para siswa.
Kegiatan reses ini menjadi ruang dialog penting antara wakil rakyat dan dunia pendidikan, sekaligus wujud komitmen DPRD dalam memperjuangkan peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di daerah.
