Humas Deprov – Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Daerah Pemilihan (Dapil) V Kabupaten Gorontalo Utara, Ance Roboth, kembali menegaskan komitmennya membela kepentingan rakyat melalui kegiatan reses masa persidangan, yang digelar di Desa Kasia, Kecamatan Sumalata, Kabupaten Gorontalo Utara.Selasa (10/2/2026)
Reses tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Desa Kasia, Sekretaris Desa, perangkat desa, serta masyarakat yang menyampaikan berbagai persoalan mendasar yang hingga kini belum mendapatkan penanganan serius dari pemerintah.
Dalam pertemuan itu, Ance Roboth menyoroti keras berbagai persoalan yang terus berulang dan dibiarkan tanpa solusi konkret, terutama terkait pendangkalan sungai dan banjir tahunan yang setiap musim hujan selalu menghantui warga Desa Kasia.
“Kalau banjir selalu terjadi setiap hujan turun, itu bukan lagi bencana alam, tapi kegagalan dalam perencanaan dan penanganan. Normalisasi sungai tidak boleh terus ditunda,” tegas Ance Roboth di hadapan warga.
Warga Desa Kasia secara tegas menyampaikan tuntutan agar pemerintah segera melakukan normalisasi sungai sebagai langkah utama mengatasi banjir yang kerap merendam permukiman, lahan pertanian, serta mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat.
Tak kalah serius, masyarakat juga mengeluhkan maraknya praktik ilegal fishing di wilayah perairan Desa Kasia. Aktivitas ilegal tersebut dinilai berlangsung secara terang-terangan tanpa pengawasan yang memadai, sehingga merugikan nelayan lokal dan merusak ekosistem laut.
“Ilegal fishing ini bukan persoalan sepele. Kalau dibiarkan, nelayan kecil akan tersingkir dan sumber daya laut kita akan habis. Aparat harus hadir dan bertindak tegas,” ujar Ance Roboth dengan nada keras.
Selain persoalan lingkungan dan kelautan, warga Dusun Basulapa juga menuntut pembangunan jalan tani yang selama ini menjadi keluhan lama para petani. Kondisi jalan yang rusak parah menyebabkan biaya produksi meningkat dan hasil pertanian sulit dipasarkan.
Di bidang pelayanan dasar, masyarakat menyoroti masih banyak warga yang belum terakomodir sebagai peserta BPJS Kesehatan, sehingga kesulitan mengakses layanan kesehatan.
Warga berharap adanya intervensi nyata dari pemerintah agar hak dasar masyarakat tidak lagi terabaikan.
Aspirasi lain yang turut disampaikan adalah penguatan UMKM melalui bantuan permodalan dan pendampingan, serta penyediaan beasiswa pendidikan bagi pelajar dan mahasiswa dari keluarga kurang mampu sebagai upaya memutus rantai kemiskinan di wilayah pedesaan.
Menanggapi seluruh aspirasi tersebut, Ance Roboth menegaskan bahwa dirinya tidak akan berhenti pada tahap mendengar dan mencatat, namun akan mengawal dan mendesakkan aspirasi masyarakat Desa Kasia dalam forum-forum resmi DPRD Provinsi Gorontalo.
“Ini bukan sekadar catatan reses. Ini adalah suara rakyat yang wajib diperjuangkan. Pemerintah provinsi dan kabupaten harus berhenti saling lempar tanggung jawab dan mulai bekerja untuk rakyat,” tegas politisi tersebut.
Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan aparat penegak hukum agar berbagai persoalan di Desa Kasia dapat ditangani secara menyeluruh dan berkelanjutan.
Kegiatan reses tersebut ditutup dengan dialog terbuka yang berlangsung dinamis, mencerminkan harapan besar masyarakat Desa Kasia agar aspirasi yang disampaikan tidak kembali menjadi janji politik semata, melainkan diwujudkan dalam kebijakan dan program nyata.
